MEMBANGUN KESADARAN SISWA SMA TERHADAP BAHAYA MIKROPLASTIK DENGAN YANG SERU

Sumbawa (UTS). Fakultas Ilmu Teknologi Hayati, Universitas Teknologi Sumbawa 3-5 Mei 2023 telah melaksanakan kegiatan Sumbawa River Clean Up yang berupaya meningkatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat terkait mikroplastik dengan menargetkan siswa SMA se-Kecamatan Sumbawa dan mahasiswa UTS.

Sumbawa River Cleanup kegiatan FITH dilakukan pada bagian Sungai BrangBiji pada tanggal 4 Mei 2023 yang berkolaborasi dengan Synbio.id, Foldscope Network ID dan SynBio 101 dari iGEM Community.

Pulau Sumbawa yang ditetapkan sebagai “biosphere reserves” oleh UNESCO Juni 2019, merupakan buffer zone yang menopang puluhan flora dan fauna langka seperti:  Hiu Paus, burung Kakatua Jambul Kuning dan berbagai biota laut unik lainnya. Berbagai plasma nutfah lokal Sumbawa ini sangat berharga keberadaannya, sehingga perlu adanya upaya yang serius dari seluruh lapisan masyarakat dan pemerintah untuk menjaga kelestariannya.

Salah satu ancaman besar bagi ekosistem ini adalah sampah plastik dari berbagai aktivitas harian masyarakat yang terbawa arus Sungai, bermuara di laut, dan tidak terurai, atau dikenal dengan istilah mikroplastik. Masih rendahnya pengetahuan masyarakat tentang bahaya dan pengelolaan sampah plastik, serta minimnya upaya pemerintah dalam pengolahan menjadikan problem sampah di Sumbawa semakin kompleks. Sungai BrangBiji, Kabupaten Sumbawa adalah salah satu Sungai utama yang alirannya melewati daerah pemukiman, termasuk area pasar dan bermuara di laut. Di Sungai ini berbagai cemaran sampah plastik baik dari pemukiman maupun aktivitas industri terakumulasi.

Diharapkan dengan adanya kegiatan Sumbawa River Clean Up dapat meningkatkan kesadaran mereka terhadap penggunaan plastik dalam berbagai aktivitas keseharian. Kegiatan selanjutnya adalah aksi nyata pembersihan Sungai BrangBiji dari sampah-sampah dan juga hands-on materi strategi degradasi plastik dengan pendekatan Biologi Sintetik.

Kegiatan yang dilakukan pada tanggal 4 Mei 2023 yang bertempat di Sungai BrangBiji. Panitia dan Peserta melakukan kegiatan pengambilan sampling air kemudian melakukan pengamatan mikroplastik dengan foldscope untuk melihat bakteri yang ada pada air Sungai BrangBiji, setelah kegiatan pengambilan sampling air dilakukan lah kegiatan membersihkan sampah di Sungai BrangBiji tersebut. Total sampah yang terkumpul sebanyak 10 kantong dengan berat beebeda dari masing-masing kantong dan waktu yang dibutuhkan untuk mengumpulkan sampah ini adalah sekitar 1 jam. Hasil ini membuktikan bahwa sampah di Sungai BrangBiji masih banyak dengan didominasi oleh sampah plastic dan kain serta beberapa logam dan kaca yang berhasil dikumpulkan.

”Hari pertama kita tuh, ada pembahasan materi, ada juga perkenalan dengan sekolah lain, kemudian hari ke-2 kita ada penelusuran ke Sungai BrangBiji, terus kita tuh kayak melihat bakteri dengan alat mikroskop yang kayak kertas gitu loh, terus yang hari ke-3, kita melakukan percobaan tes DNA buah, kelompok 1,2, dan 3 itu melakukan tes DNA buah naga yang kita lakuin itu kayak pemisahan warna gitu elektroforesis namanya untuk memisahkan komponen protein” Ujar Arnia Umiyanri dan Baiq Afrezaaulia siswa dari SMAN 1 Sumbawa Besar.