Publikasi – Fakultas Ilmu dan Teknologi Hayati https://fith.uts.ac.id Universitas Teknologi Sumbawa Thu, 22 Aug 2024 07:21:45 +0000 id hourly 1 https://wordpress.org/?v=7.0 https://fith.uts.ac.id/wp-content/uploads/2021/06/cropped-UTS-1000-Universal-Square-Color-32x32.png Publikasi – Fakultas Ilmu dan Teknologi Hayati https://fith.uts.ac.id 32 32 Workshop Implementasi Project Base Learning dan Case Base Learning pada Kurikulum MBKM bagi Dosen di Lingkungan Fakultas Ilmu dan Teknologi Hayati https://fith.uts.ac.id/2024/08/22/workshop-implementasi-project-base-learning-dan-case-base-learning-pada-kurikulum-mbkm-bagi-dosen-di-lingkungan-fakultas-ilmu-dan-teknologi-hayati/ https://fith.uts.ac.id/2024/08/22/workshop-implementasi-project-base-learning-dan-case-base-learning-pada-kurikulum-mbkm-bagi-dosen-di-lingkungan-fakultas-ilmu-dan-teknologi-hayati/#respond Thu, 22 Aug 2024 07:08:48 +0000 https://fith.uts.ac.id/?p=8492

Sumbawa (UTS) – Program Studi Bioteknologi Fakultas Ilmu dan Teknologi Hayati (FITH) Universitas Teknologi Sumbawa (UTS) menyelenggarakan Workshop Implementasi Project Base Learning dan Case Base Learning pada Kurikulum MBKM. Acara ini dilaksanakan di Meeting Room Kaloka Airport Hotel Sumbawa, Jum’at (16/08/2024) yang dihadiri oleh Dekan FITH Maya Fitriana, Ph.D., Wakil Dekan FITH Riri Rimbun Anggih Chaidir, M.Sc., Ketua Prodi Bioteknologi Adelia Elviantari, S. Biotek., M.Si., Dosen Prodi Bioteknologi dan Dosen lainnya di lingkungan FITH UTS, serta Emsal Yanuar, M.Si., Kepala Sub-Direktorat Pengembangan Inovasi Akademik ikut hadir dalam kegiatan ini.

            Pelatihan ini mendatangkan Lidya Kristiani, S.Si., Ph.D, dosen dari Faculty of Biomedicine, Indonesia International Institute for Life Sciences (I3L) sebagai pemateri. Adapun materi 1 yang dibahas yaitu Project Based Learning beserta perangkatnya (RPS, Rencana Tugas, dan Rubrik Penilaian), kemudian materi 2 yaitu membahas tentang Case Based Learning beserta perangkatnya (RPS, Rencana Tugas, dan Rubrik Penilaian).

                Selaku Ketua Program Studi Bioteknologi, Adelia Elviantari, S. Biotek., M.Si. mengharapkan melalui kegiatan pelatihan ini peserta mampu mengimplementasikan metode pembelajaran menggunakan kedua metode tersebut. Case Based Learning merupakan model pembelajaran partisipatif berbasis diskusi yang dimaksudkan untuk memecahkan kasus atau masalah. Penerapan model ini akan membantu mahasiswa mengasah dan meningkatkan keterampilan berpikir kritis untuk memecahkan masalah, kemampuan berkomunikasi, berkolaborasi, dan kreativitas.

            Sedangkan, Project Based Learning merupakan salah satu model pembelajaran yang dewasa ini menjadi sesuatu yang sangat diharapkan dapat diterapkan dalam setiap pembelajaran di Perguruan Tinggi. Metodel pembelajaran Project Based Learning ing ditujukan untuk meningkatkan kemampuan softskill mahasiswa dalam memecahkan persoalan yang seringkali dihadapi dalam kehidupan nyata.

            Workshop pembelajaran berbasis Case Based Learning dan Project Based Learning diselenggarakan Program Studi Bioteknologi guna memaksimalkan dosen dalam menyusun model pembelajaran dalam proses belajar mengajar pada Fakultas Ilmu dan Teknologi Hayati Universitas Teknologi Sumbawa. Sehingga dosen mendapatkan tambahan pengetahuan serta memudahkan mahasiswa untuk memahami materi yang disampaikan dosen.

“Melalui workshop ini, diharapkan peserta mampu meningkatkan kemampuan dan keterampilan dalam menyusun perangkat pembelajaran inovatif kreatif dengan menggunakan model Case Based Learning dan Project Based Learning,” ujar Adelia Elviantari, S. Biotek., M.Si.

Sementara itu, saat membuka acara, Ketua Program Studi Bioteknologi, Adelia Elviantari, S. Biotek., M.Si., mengatakan bahwa dirinya turut senang dengan workshop yang digelar oleh Prodi Bioteknologi ini karena memiliki kontribusi dalam pengembangan kompetensi dosen dalam merancang pembelajarannya berdasarkan model pembelajaran yang tepat serta sesuai kondisi perkembangan zaman.

Pembelajaran Case Method dan Project Based Learning ini diharapkan bisa menjadikan mahasiswa agar lebih kreatif, inovatif dan mengembangkan kemampuan critical thinking.

” Workshop penyusunan RPS berdasarkan proyek dan studi kasus adalah kegiatan yang cukup menantang. Sebagai dosen baru, kegiatan ini sangat dibutuhkan untuk menghasilkan suasana kelas yang menyenangkan. Selain itu, harapan lain dari adanya kegiatan ini bisa menjadi inspirasi pengelolaan kelas yang partisipatif serta kegiatan yang berpusat pada mahasiswa.” ucap Kurniawan Eka Putra, S.Biotek., M.Sc., Dosen Prodi Bioteknologi.

]]>
https://fith.uts.ac.id/2024/08/22/workshop-implementasi-project-base-learning-dan-case-base-learning-pada-kurikulum-mbkm-bagi-dosen-di-lingkungan-fakultas-ilmu-dan-teknologi-hayati/feed/ 0
Mengenalkan Bioteknologi 101 ke Siswa SMA/SMK Se Kab. Sumbawa dan Dompu Serta ASEAN Volunteers sambil Bermain di Alam https://fith.uts.ac.id/2024/08/15/mengenalkan-bioteknologi-101-ke-siswa-sma-smk-se-kab-sumbawa-dan-dompu-serta-asean-volunteers-sambil-bermain-di-alam/ https://fith.uts.ac.id/2024/08/15/mengenalkan-bioteknologi-101-ke-siswa-sma-smk-se-kab-sumbawa-dan-dompu-serta-asean-volunteers-sambil-bermain-di-alam/#respond Thu, 15 Aug 2024 06:56:38 +0000 https://fith.uts.ac.id/?p=8455

Sumbawa (UTS) – Fakultas Ilmu dan Teknologi Hayati (FITH) Universitas Teknologi Sumbawa (UTS) bekerjasama dengan Synthetic Biology Indonesia (SynbioID) dan Yayasan Sahabat Pedalamantelah sukses melaksanakan kegiatan “SERSI BRANG SAMAWA – Observasi Biodiversitas Bareng Sobat Sumbawa di Gedung Convention Hall UTS, Batu Alang, Nusa Tenggara Barat. Kegiatan yang berlangsung dari tanggal 7 hingga 9 Agustus 2024 ini bertujuan Mengenalkan Bioteknologi dengan cara yang menyenangkan untuk implementasi permasalahan di sekitar. Tahun ini, SynbioID dan FITH-UTS) kembali menyelenggarakan kegiatan pengenalan Bioteknologi untuk siswa SMA/SMK se Kabupaten Sumbawa dan Kabupaten Dompu. Yang paling special tahun ini adalah kehadiran sepuluh orang volunteer dari ASEAN Foundation yang diakomodir oleh Sahabat Pedalaman. Selain mndapatkan materi bioteknologi secara fun, peserta juga mendapatkan kesempatan untuk bertukar pengalaman dengan volunteer ASEAN yang berasal dari Cambodia, Brunei Darussalam, Malaysia, Thailand dan lain sebagainya.

SynbioID dan FITH-UTS berkomitmen untuk menginspirasi siswa-siswa Indonesia Timur dengan memperkenalkan Bioteknologi dan Biologi Sintetik melalui program-program yang implementatif sesuai dengan permasalahan atau peluang yang ada di sekitar dengan cara yang interaktif dan menyenangkan. Kegiatan ini memberikan pengalaman peserta pemahaman tentang bioteknologi dan hubungannya dengan kehidupan sehari-hari melalui kegiatan seminar dengan memaparkan contoh penerapan bioteknologi di industri, lingkungan, dan kesehatan. Untuk meningkatkan pemahaman teoritis peserta kemudian diberi pengalaman hands-on bioteknologi sederhana dengan menggunakan alat dan bahan yang ada di sekitarnya.  . Salah satu kegiatannya adalah peserta diajak ke Sungai, dijelaskan terkait potensi dan manfaat Sungai dari organisme hingga mikroorganisme yang ada di ekosistem Sungai serta mengobservasi menggunakan foldscope.

Tahun 2023, SynbioID dan FITH-UTS menyelenggarakan kegiatan dengan tema “River Clean Up: Hands on and workshop on SynBio application on plastic waste management yang dihadiri oleh 75 peserta untuk kegiatan selama tiga hari. Para peserta diberikan pemahaman terkait plastik (manfaat hingga dampak) serta alternatif pengolahan sampah plastik dengan pendekatan Biologi Sintetik. Kegiatan juga dilaksanakan di luar kelas yang dilakukan dengan observasi mikro plastik menggunakan foldscope di sungai Brang Biji yang kemudian diikuti dengan kegiatan pembersihan sungai. Hari terakhir, para peserta yang terbagi ke dalam beberapa kelompok kemudian mempresentasikan posternya tentang sampah plastik dan ditutup dengan ekstraksi DNA dari berbagai buah.

Kegiatan yang diselanggarakan tersebut mendapat feedback yang luar biasa karena baru pertama kali di Pulau Sumbawa dan pemahaman tentang Biteknologi dan Biologi Sintetik cukup awam untuk para peserta. Tahun ini, SynbioID dan FITH-UTS kembali akan menyapa siswa-siswi SMA/SMK se-pulau Sumbawa untuk diperkenalkan dengan Bioteknologi melalui observasi lingkungan sekitar dan eksplorasi potensi-potensi yang dapat dikembangkan.

            Hari pertama, Aktivitas indoor dimana Kelas pengenalan Biologi Sintetik yang disampaikan oleh Riri Rimbun Anggih Chaidir M.Sc, Dosen Program Studi Bioteknologi dan Aplikasinya Eksperimen isolasi mikroba dan ekstraksi DNA yang dibantu oleh anggota Synbio, kemudian hari ke-2, dilakukannya River clean up dan Pengambilan sampel air serta lumpur di sungai Global Village UTS, setelah dilakukannya River Clean Up para peserta kembali ke Gedung Convention Hall untuk melanjutkan Pembuatan baterai biologis DIY dari air sungai. Pada hari ke-3, para peserta membuat BioArt dari tanaman dan pengamatan proses mitosis di bawang yang langsung dibantu oleh anggota Synbio setelah kegiatan adanya sambutan Rektor UTS Hj. Niken Saptarini Widyowati, S.E., M.Sc, setelah itu  dilakukannya presentasi Poster oleh masing-masing kelompok. ”Selama di event ini adalah Saya sangat senang segala sesuatu yang diajarkan entah yaitu tentang teknologi dan juga tentang genetik, yaitu modifikasi genetik, Saya telah belajar banyak dari awal, dari pertama sampai akhir, bahkan Saya telah bersenang-senang yaitu meskipun dari eksperimen-eksperimen seperti membuat baterai, bahkan kita ke sungai untuk mencoba menggunakan alat foldscope, itu sangat-sangat menarik dan menyenangkan, bahkan dari sini kita diperkenalkan juga dengan orang-orang yang datang dari ASEAN dan kita juga bisa belajar bahasa inggris bersama mereka dan kami memiliki banyak teman dan kenalan baru yang bisa kami ajak berkomunikasi dan saling bekerjasama.” ucap Celvin Jaya Sinulingga siswa SMAN 3 Sumbawa Besar.

]]>
https://fith.uts.ac.id/2024/08/15/mengenalkan-bioteknologi-101-ke-siswa-sma-smk-se-kab-sumbawa-dan-dompu-serta-asean-volunteers-sambil-bermain-di-alam/feed/ 0
Yudisium FITH UTS, Luluskan 38 Mahasiswa Tahun Akademik 2023/2024 https://fith.uts.ac.id/2024/08/04/yudisium-fith-uts-luluskan-38-mahasiswa-tahun-akademik-2023-2024/ https://fith.uts.ac.id/2024/08/04/yudisium-fith-uts-luluskan-38-mahasiswa-tahun-akademik-2023-2024/#respond Sun, 04 Aug 2024 01:34:31 +0000 https://fith.uts.ac.id/?p=8336 Sumbawa (UTS) – Sebanyak 38 Mahasiswa Fakultas Ilmu dan Teknologi Hayati (FITH) Universitas Teknologi Sumbawa (UTS) resmi dinyatakan lulus dalam agenda Yudisium Program Sarjana Periode Semester Genap Tahun Akademik 2023/2024. Yudisium digelar di La Grande, Sumbawa, Kamis (07/08/2024).

            Agenda tersebut dihadiri Rektor UTS, Niken Saptarini Widyowati, S.E., M.Sc., Dekan FITH UTS, Maya Fitriana, Ph.D., serta sivitas akademika FITH UTS. Pada yudisium kali ini, FITH UTS meluluskan mahasiswa dari Program Studi (Prodi) S1 Bioteknologi sebanyak 25 mahasiswa dan Prodi S1 Peternakan 13 mahasiswa.

            Maya Fitriana, Ph.D. mengungkapkan rasa bahagianya atas terlaksananya acara yudisium FITH yang kali ini tidak hanya meluluskan mahasiswa Prodi Bioteknologi seperti pada semester-semester sebelumnya, namun yang spesial kali ini adalah juga meluluskan mahasiswa Prodi Peternakan untuk pertama kali yang menyusul dibuka pada tahun 2020 lalu. “Terima kasih kepada segenap dosen yang telah menjalankan perannya sehingga Kita sekarang dapat menyaksikan kelulusan mahasiswa Kita,” ungkap Maya Fitriana, Ph.D.

            Dalam acara yudisium ini, FITH memberikan apresisi kepada Lulusan Terbaik Bidang Akademik Periode Semester Genap TA 2023/2024 yang diperoleh oleh Hamidah Nur Aulia dengan IPK 3.92, predikat ”Dengan Pujian”, berasal dari Prodi Bioteknologi dan dari Prodi Peternakan diraih oleh Rindi Antika dengan IPK 3.94, predikat ”Dengan Pujian. Selain itu, Lulusan Terbaik Bidang Non-Akademik dari Prodi Bioteknologi diraih oleh Nayeng Githa Aiyodya Ayunda dengan IPK 3.82, predikat ”Dengan Pujian” dan Fahri Timura Astana Putra dengan IPK 3.81, predikat ”Dengan Pujian yang berasal dari Prodi Peternakan.

            Niken Saptarini Widyowati, S.E., M.Sc., dalam sambutannya menyampaikan pesan penting kepada para peserta yudisium untuk menjadi insan yang berbudi luhur dan menebar manfaat bagi sesama. “Jadilah manusia yang berbudi luhur dan menebar manfaat untuk sesama. Hidup ini bukan siapa yang hebat tapi siapa yang paling banyak memberi manfaat untuk sesama,” ungkapnya rektor wanita pertama UTS ini.

            Hamidah Nur Aulia, salah satu peserta terbaik yudisium bidang akademik mengaku idak menyangka ketika disebut Namanya sebagai Mahasiswa Terbaik Bidang Akademik, sebab ia merasa masih banyak yang lebih baik. Dengan perasaan haru bahagia, Hamidah berharap semoga seluruh peserta yudisium mendapat kemudahan serta kesuksesan di dunia dan akhirat.

“Senang bisa memberikan kabar bahagia untuk kedua orang tua di rumah. Selama prosesnya, saya banyak belajar hal baru dengan cara yang berkesan. Dosen dan staff yang inspiratif, hingga teman kuliah yang supportif. Menyeimbangkan nilai akademik dan prestasi tidaklah sulit, namun diperlukan dedikasi serta komitmen. Semoga estafet kebermanfaatan ini akan terus bergilir juga memberikan semangat kepada mahasiswa dalam proses belajar dan berkarya.” ungkap Hamidah Nur Aulia.

Kegiatan diakhiri dengan persembahan musikalisasi puisi dari mahasiswa Prodi Bioteknologi yang dilanjutkan dengan pembacaan do’a. Terakhir, yaitu foto bersama dengan para peserta yudisium dan sivitas FITH UTS.






























































]]>
https://fith.uts.ac.id/2024/08/04/yudisium-fith-uts-luluskan-38-mahasiswa-tahun-akademik-2023-2024/feed/ 0
Tuntas! 18 Mahasiswa Bioteknologi FITH Yudisium, Begini Pesan Rektor UTS untuk Lulusan https://fith.uts.ac.id/2024/02/02/tuntas-18-mahasiswa-bioteknologi-fith-yudisium-begini-pesan-rektor-uts-untuk-lulusan/ https://fith.uts.ac.id/2024/02/02/tuntas-18-mahasiswa-bioteknologi-fith-yudisium-begini-pesan-rektor-uts-untuk-lulusan/#respond Fri, 02 Feb 2024 06:11:03 +0000 https://fith.uts.ac.id/?p=7635

Sumbawa (UTS) – Sebanyak 18 mahasiswa Fakultas Ilmu dan Teknologi Hayati (FITH) Universitas Teknologi Sumbawa (UTS) yang berasal dari Program Studi Bioteknologi tampak lega dan bahagia mengikuti Yudisium ke-9 Program Sarjana FITH UTS Periode Semester Ganjil 2023/2024 di Aula Sumbawa Grand Hotel pada Kamis, 1 Februari 2024.

Ke-18 mahasiswa itu berhasil menuntaskan studi serta dinyatakan LULUS dan berhak menyandang gelar akademik Sarjana Bioteknologi atau disingkat S.Biotek. Rektor UTS, Chairul Hudaya, Ph.D menyampaikan selamat kepada para lulusan atas perjuangan dan konsistensinya hingga sampai di garis finish studinya. “Yudisium ini hanyalah akhir dari proses pencapaian gelar sarjana, tetapi bukan akhir dari proses belajar, karena belajar merupakan tugas dan kewajiban sepanjang hidup. Sekarang kalau kita tidak belajar, tidak mengembangkan diri, bisa tertinggal,” ucapnya.

Dalam acara Yudisium tersebut, Rektor UTS tidak hanya memberikan sambutan setelah penyampaian sambutan oleh Ketua Panitia Yudisium, Ahmad Reza Jatnika, M.Si dan dilanjutkan oleh Dekan FITH, Maya Fitriana, S.Si., Ph.D., namun juga sekaligus memberikan Kuliah Motivasi terkhusus bagi para peserta Yudisium. Para undangan yang hadir pun begitu khidmat mendengarkan cerita perjalanan karir Rektor UTS yang akrab disapa Bang Irul ini, yang dibarengi dengan hikmah-hikmah yang didapatnya selama perjalanan karirnya tersebut.

Selanjutnya, Wakil Dekan FITH, Muh. Fahruddin, S.Pi., M.Si membacakan nama-nama mahasiswa peserta Yudisium sembari dilakukan penyelempangan dan pemberian Surat Tanda Lulus (STL) Sementara dan ucapan selamat oleh Dekan FITH dan Ketua Program Studi Bioteknologi yang diwakili oleh Lili Suharli, M.Pd, dosen Program Studi Bioteknologi.

Selain itu, di acara Yudisium ini juga diberikan penghargaan kepada Mahasiswa Terbaik Bidang Akademik, yang diraih oleh Nadiyawati, S.Biotek, dan Mahasiswa Terbaik Bidang Non-Akademik, yang diraih oleh Gita Lestari Reski, S.Biotek, yaitu sama-sama merupakan mahasiswi Program Studi Bioteknologi angkatan 2019.

Sebagai mahasiswa Berprestasi dan Terbaik di Bidang Akademik, Nadiyawati mewakili para peserta Yudisium menyampaikan kesan dan pesannya, mengatakan bahwa apa yang mereka capai itu tidak lepas dari dukungan penuh orang tua dan bimbingan dar para dosen dan staf di FITH dan di UTS umumnya. “Saya sangat senang dan bangga berada di Universitas Teknologi Sumbawa, banyak memiliki pengalaman baru selama berkuliah, memiliki teman baru dari berbagai provinsi dan hal yang paling berkesan hari ini adalah bahwa saya berada disini sebagai lulusan terbaik periode ini,” ucapnya.

Hal yang sama juga disampaikan Gita Lestari Reski, “Alhamdulillah tentu saja merasa tidak menyangka dan sekaligus bangga pada diri sendiri (mendapat penghargaan  mahasiswa Berprestasi dan Terbaik di Bidang Non-Akademik). Semoga ke depannya saya dan siapapun itu bisa menjadi lebih baik dan selalu bersyukur” ucap Gita.

]]>
https://fith.uts.ac.id/2024/02/02/tuntas-18-mahasiswa-bioteknologi-fith-yudisium-begini-pesan-rektor-uts-untuk-lulusan/feed/ 0
SPESIES TERANCAM: KAKATUA KECIL JAMBUL KUNING DALAM LINGKARAN MITOS DAN PERTANIAN https://fith.uts.ac.id/2023/10/12/spesies-terancam-kakatua-kecil-jambul-kuning-dalam-lingkaran-mitos-dan-pertanian/ https://fith.uts.ac.id/2023/10/12/spesies-terancam-kakatua-kecil-jambul-kuning-dalam-lingkaran-mitos-dan-pertanian/#respond Thu, 12 Oct 2023 05:17:07 +0000 https://fith.uts.ac.id/?p=7192

Kakatua jambul kuning merupakan salah satu satwa endemik Indonesia, dimana di Nusa Tenggara Barat hanya terdapat di dua lokasi yaitu Pulau Moyo dan Jereweh. Satwa ini merupakan satwa yang dilindungi undang-undang RI No 5/1990 tentang Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistemnya dan nama spesiesnya tertera pada Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Republik Indonesia Nomor P.20/MENLHK/SETJEN/KUM.1/6/2018, yaitu Cacatua sulphurea. Sayangnya, berdasarkan status perlindungan IUCN, satwa ini memiliki status critical endangered. Kondisi tersebut sangat dipengaruhi oleh kegiatan pertanian dan mitos dalam masyarakat.

            Kegiatan pertanian merupakan sektor utama yang menopang ekonomi Kabupaten Sumbawa, termasuk Pulau Moyo. Pertambahan jumlah penduduk yang disertai kebutuhan lapangan kerja, membuat lahan Pulau Moyo terus mengalami alih fungsi dari tutupan lahan hutan menjadi lahan pertanian. Berdasarkan pengamatan melalui Google Earth dari tahun 1983 – 2022, menunjukkan adanya pergerakan pembangunan pemukiman dan lahan pertanian kearah kawasan lindung Pulau Moyo. Berkurangnya luasan hutan menyebabkan menurunnya luas habitat kakatua jambul kuning. Terbatasnya area Pulau Moyo sebagai habitat menyebabkan kemungkinan terjadinya tumpang tindih home range (wilayah jelajah) baik intraspesies kakatua jambul kuning, maupun interspesies dengan jenis burung lainnya. Keterbatasan pakan dan adanya resiko penyakit satwa dapat menjadi ancaman bagi populasi kakatua di masa mendatang. Selain itu, perubahan tutupan lahan berpotensi menyebabkan kakatua masuk ke kawasan pertanian dan pemukiman yang meningkatkan resiko satwa ditangkap untuk dipelihara maupun diperjualbelikan.

              Kepercayaan masyarakat Pulau Moyo akan hal-hal mistis menjadi salah satu tantangan bagi perlindungan kakatua kecil jambul kuning. Dalam kepercayaan masyarakat, suara burung kakatua dianggap merupakan tanda bahaya ataupun membawa kesialan bagi masyarakat. Hal ini menyebabkan masyarakat membunuh kakatua untuk menghindari hal tersebut. Padahal kakatua memiliki peran penting bagi habitat dan ekologinya, yang dapat menyebabkan gangguan rantai makanan dan gangguan pada populasi satwa lainnya yang terkait.

Burung kakatua yang ditembak masyarakat

Dokumentasi: Izzul Islam

                 Tingginya ancaman kepunahan bagi kakatua kecil jambul kuning harus menjadi perhatian bagi semua stakeholder terkait. Pembentukan Taman Nasional Moyo Satonda merupakan langkah besar dalam menjaga kelestarian biodiversitas Pulau Moyo, termasuk kakatua kecil jambul kuning. Diperlukan upaya lainnya seperti penegakan hukum maupun perubahan paradigma masyarakat terhadap keberadaan spesies ini sehingga masyarakat turut serta menjaga populasi spesiesnya. Selain itu, diperlukan banyak penelitian terkait satwa ini sehingga nantinya terdapat alternatif-alternatif lainnya dalam menghadapi tantangan masa depan bagi kelangsungan populasi spesies ini.

     “Semoga kedepan semakin banyak penelitian terkait perubahan tutupan lahan maupun konservasi spesies kakatua jambul kuning. Karena sudah seharusnya satwa ini juga menjadi simbol kebanggaan dan kekayaan Pulau Moyo dan Pulau Sumbawa. Jangan sampai keberadaan kakatua jambul kuning di NTB hanya menjadi cerita bagi generasi yang akan datang” Ucap Davit Aldi, M.Si selaku dosen Konservasi Sumber Daya Alam.

]]>
https://fith.uts.ac.id/2023/10/12/spesies-terancam-kakatua-kecil-jambul-kuning-dalam-lingkaran-mitos-dan-pertanian/feed/ 0
INOVASI PENGOLAHAN PAKAN SILASE DAN AMONIASI JERAMI PADI TERNAK RUMINANSIA SOLUSI UNTUK MENGURANGI LIMBAH PERTANIAN OLEH DOSEN PRODI PETERNAKAN UTS https://fith.uts.ac.id/2023/09/08/inovasi-pengolahan-pakan-silase-dan-amoniasi-jerami-padi-ternak-ruminansia-solusi-untuk-mengurangi-limbah-pertanian-oleh-dosen-prodi-peternakan-uts/ https://fith.uts.ac.id/2023/09/08/inovasi-pengolahan-pakan-silase-dan-amoniasi-jerami-padi-ternak-ruminansia-solusi-untuk-mengurangi-limbah-pertanian-oleh-dosen-prodi-peternakan-uts/#respond Fri, 08 Sep 2023 02:36:25 +0000 https://fith.uts.ac.id/?p=6878

Sumbawa (UTS) – Banyaknya peternak sapi di Desa Woko Kecamatan Pajo Kabupaten Dompu yang masih menggunakan pakan ternak dari tumbuhan hijau dan sisa pertanian membuat mereka kesulitan mendapat pakan ternak saat musim kemarau. Oleh karena itu, tim pelatihan, pengabdian dosen, mahasiswa Prodi Peternakan UTS dan dosen Husni, S.Pt.,M.Si dari Prodi Peternakan Fakultas Ilmu dan Teknologi Hayati Universitas Teknologi Sumbawa mengadakan pengabdian kepada masyarakat dengan materi pakan ternak untuk mengatasi hal tersebut. (Rabu, 30 Agustus 2023)

            Produktivitas sapi di wilayah Dompu yang beriklim kering dengan melihat berbagai sistem pemeliharaan adalah sistem pelepasan bahasa Dompu Bimanya adalah So.Tujuan diadakannya pelatihan pengolahan pakan silase dan amoniasi adalah untuk menyediakan pakan ternak yang berkualitas pada musim kering dengan memanfaatkan kelebihan pakan ternak pada musim hujan atau musim panen guna meningkatkan populasi sapi. Kegiatan ini sangatlah membantu para kelompok ternak untuk mencoba dalam hal inovasi dan pengolahan pakan. Hal ini disebabkan adanya kebutuhan pakan merupakan penunjang dalam usaha ternak. Pemanfaatan limbah merupakan cara yang tepat untuk mengatasi kesulitan dan mahalnya harga pakan saat ini. Ada berbagai macam limbah yang dapat dimanfaatkan untuk pakan ternak dan salah satunya yang kami sajikan untuk disosialisasikan kepada para kelompok ternak yaitu dengan cara pembuatan silase dari limbah pertanian.

            Dengan melihat produksi jagung dan padi di Kabupaten Dompu sangat berlimpah. Akan tetapi kenyataan menunjukkan kondisi yang sebaliknya. Petani masih membakar sisa tanaman jagung dan padi sementara sejumlah besar sapi berkeliaran mencari makan degan kondisi tubuh yang kurus. Salah satu yang harus dilakukan adalah pemanfaatanPengunaan Jerami Amoniasi. Tentunya mencegah kekurangan pakan khususnya pada musim kemarau, sehingga ternak tidak kekurangan pakan. Produktivitas ternak akan meningkat, dengan amoniasi jerami padi, daya cerna akan meningkat, sehingga pertumbuhan ternak akan lebih baik. Amoniasi Jerami Untuk Pakan Ternak. Jerami padi juga merupakan limbah pertanian mengandung nutrien yang sangat rendah yaitu protein kasar 4.1% dan dinding sel 86%, sehingga apabila diberikan pakan tunggal bagi ternak sulit untuk memenuhi kebutuhan ternak akan nutrien, walaupun pemberiannya secara ad libitum. Berikut cara pengolahannya dengan asumsi bahan jerami sebanyak 100 KG. Misal 1 ton jerami padi yang sudah kering, berarti membutuhkan 20-25 liter molasses/gula pasir, dan air 250-300 liter air untuk melarutkan.

             “Pakan merupakan salah satu komponen terbesar dalam usaha produksi peternakan, pakan bisa mencapai 70% sendiri dari total biaya produksi, sehingga pakan menjadi penentu keberhasilan peternak, selain faktor bibit dan manajemen budidaya. Manajemen pakan yang baik akan menjadi kunci keberhasilan sebuah peternakan, hal ini meliputi pengadaan pakan dan Bank pakan, formulasi pakan, dan teknologi pengelolaan pakan serta pengo;ahan pakan silase dan amoniasi.” Ucap Husni, S.Pt., M.Si selaku Dosen Prodi Peternakan Fakultas Ilmu dan Teknologi Hayati Universitas Teknologi Sumbawa.

]]>
https://fith.uts.ac.id/2023/09/08/inovasi-pengolahan-pakan-silase-dan-amoniasi-jerami-padi-ternak-ruminansia-solusi-untuk-mengurangi-limbah-pertanian-oleh-dosen-prodi-peternakan-uts/feed/ 0
DOSEN ILMU PERIKANAN FITH IKUT MELAKSANAKAN PENANAMAN MANGROVE DENGAN UNIVERSITAS SAMAWA https://fith.uts.ac.id/2023/09/01/dosen-ilmu-perikanan-fith-ikut-melaksanakan-penanaman-mangrove-dengan-universitas-samawa/ https://fith.uts.ac.id/2023/09/01/dosen-ilmu-perikanan-fith-ikut-melaksanakan-penanaman-mangrove-dengan-universitas-samawa/#respond Fri, 01 Sep 2023 03:20:30 +0000 https://fith.uts.ac.id/?p=6867

Sumbawa (UTS) – Beberapa Mahasiswa Ilmu Perikanan dan Konservasi Sumber Daya Alam dan dosen Program Studi Ilmu Perikanan Fakultas Ilmu dan Teknologi Hayati Universitas Teknologi Sumbawa diundang untuk mengikuti kegiatan talkshow dan penanaman mangrove di Dusun Labuhan Terata, Desa Labuhan Kuris, Sabtu (26/08/2023).

            Kegiatan Talkshow dan Penanaman Mangrove yang merupakan bagian dari kegiatan mendukung mitigasi perubahan iklim dan pembentukan kampung iklim di Dusun Labuhan Terata. Kegiatan tersebut memiliki tujuan untuk melestarikan mangrove di daerah Desa Labuhan Kuris.

            Acara tersebut diikuti sekitar 200 peserta dari Universitas Samawa, Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Sumbawa, Forum Pengelolaan Sumber Daya Air Terpadu, Beberapa Mahasiswa Ilmu Perikanan dan Konservasi Sumber Daya Alam FITH UTS, serta Dosen Ilmu Perikanan Muh. Fahruddin, S.Pi., M.Si dan beberapa lembaga lainnya. Muh. Fahruddin, S.Pi., M.Si mengatakan, kegiatan menanam mangrove merupakan salah satu upaya melestarikan lingkungan di kawasan pesisir sekaligus merupakan bentuk mitigasi perubahan iklim.

            ”Kegiatan yang sangat menarik karena melibat kan masyarakat sekitarnya dan menyadarkan mereka akan manfaat yang dihasilkan dan saya sangat senang telah menjadi peserta dalam kegiatan penanaman pohon mangrove tersebut.” Kata Khalidan Mahasiswa Prodi KSDA UTS.

            Sebanyak 1000 bibit mangrove ditanam di kawasan tersebut dengan dibantu 200 peserta. Muh. Fahruddin, S.Pi., M.Si ”kegiatan tersebut tidak hanya penanaman saja tetapi perlu dilakukannya monitoring terhadap mangrove tersebut. Penanaman 1000 bibit mangrove tersebut diharapkan bisa membantu pelestarian hutan mangrove di kawasan Dusun Labuhan Terata.”

]]>
https://fith.uts.ac.id/2023/09/01/dosen-ilmu-perikanan-fith-ikut-melaksanakan-penanaman-mangrove-dengan-universitas-samawa/feed/ 0
DOSEN PRODI PETERNAKAN IKUTI KEGIATAN BIMTEK MANAJEMEN TERNAK RUMINANSIA SAPI DAN KAMBING https://fith.uts.ac.id/2023/08/27/dosen-prodi-peternakan-ikuti-kegiatan-bimtek-manajemen-ternak-ruminansia-sapi-dan-kambing/ https://fith.uts.ac.id/2023/08/27/dosen-prodi-peternakan-ikuti-kegiatan-bimtek-manajemen-ternak-ruminansia-sapi-dan-kambing/#respond Sun, 27 Aug 2023 09:06:42 +0000 https://fith.uts.ac.id/?p=6852

Sumbawa (UTS) – Rabu, 23 Agustus 2023 kegiatan Bimbingan Teknis manajemen ternak ruminansia sapi dan Kambing yang dimana pengembangan peternakan Dinas Peternakan NTB bekerjasama dengan Ditjen Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementerian Pertanian RI dan Badan Pembibitan Ternak Unggulan dan Hijauan Pakan Ternak (BPTU-HPT). Kegiatan berlangsung di UPTD Serading, Sumbawa Balai Pembibitan Ternak dan Hijauan Pakan Ternak.

            Dalam acara tersebut, Dosen Prodi Peternakan Bapak Husni, S.Pt., M.Si ditemani dengan Bapak Muh. Fakhruddin, M.Si Wakil Dekan Fakultas Ilmu dan Teknologi Hayati (FITH) Universitas Teknologi Sumbawa (UTS) dan dihadiri 50 orang peserta yang terdiri dari Kelompok Tani Ternak (Bima, Dompu, Sumbawa, KSB dan Lom pulau Lombok dan DPKH Prov. Adapun tujuan Bimtek untuk meningkatkan kemampuan peternak dalam mengelola usaha peternakan dengan baik.

            Kegiatan ini dibuka langsung oleh Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi NTB, Muhamad Riadi, S.P, M.Ec.Dev dalam sambutan disampaikan pakan merupakan salah satu penting dalam usaha peternakan, di NTB kebutuhan pakan dimusim hujan sangatlah melimpah sementara dimusim hujan kekurangan. Kemudian penanganan ternak, sistem pemeliharaan ternak dan penyakit ternak khususnya ternak ruminansia sapi dan kambing.

            Bimtek yang dilaksanakan ini diberikan oleh pemateri yang mempunyai kompetensi pada bidangnya  masing-masing bertujuan untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia peternak”. Ir. Suriadi Ali Kanto, M.Si selaku Kepala Bidang Perbibitan dan Budidaya Peternakan Provinsi NTB, mengharapkan dengan adanya pelatihan Bimtek Manajemen Ternak Ruminasia ini dapat lebih baik dalam memelihara ternak sehingga memperoleh hasil yang optimal. Husni, S.Pt., M.Si Dosen Peternakan UTS menyampaikan dalam materi Bimtek Manajemen Ternak “Materi Tehnik Cara Penyusunan atau Pengolahan dan Pemberian Pakan pada Ternak Ruminansia Potong Khususnya sapid an Kambing”. Pakan berkualitas adalah pakan yang kandungan protein, lemak, karbohidrat, mineral dan vitaminnya seimbang.

]]>
https://fith.uts.ac.id/2023/08/27/dosen-prodi-peternakan-ikuti-kegiatan-bimtek-manajemen-ternak-ruminansia-sapi-dan-kambing/feed/ 0
GELAR YUDISIUM, FITH LULUSKAN 35 MAHASISWA PRODI BIOTEKNOLOGI https://fith.uts.ac.id/2023/08/20/gelar-yudisium-fith-luluskan-35-mahasiswa-prodi-bioteknologi/ https://fith.uts.ac.id/2023/08/20/gelar-yudisium-fith-luluskan-35-mahasiswa-prodi-bioteknologi/#respond Sun, 20 Aug 2023 01:40:13 +0000 https://fith.uts.ac.id/?p=6808

Sumbawa (UTS) – Pada Rabu, 16 Agustus 2023, Fakultas Ilmu dan Teknologi Hayati menggelar acara yudisium periode semester Genap Tahun Ajaran 2022/2023. Mahasiswa yang diyudisiumkan pada periode ini seluruhnya berasal dari Program Studi Bioteknologi sejumlah 35 mahasiswa. Acara ini berlangsung di aula Grand Samota Hotel dan dihadiri oleh Rektor, Wakil Rektor I Bapak Win Ariga Mansur Malonga, M. Sc, Wakil Rektor III Ibu Dwi Ariyanti, Ph. D, Wakil Rektor IV Ibu Nurul Izati, M. Sc, Dekan FITH, Wakil Dekan FITH, Ketua program studi se-FITH (Bioteknologi, Peternakan, Ilmu Perikanan, dan Konservasi Sumber Daya Alam), serta dosen dan staff FITH.

Acara yudisium dibuka oleh Ketua Program Studi Bioteknologi Adelia Elviantari, S.Biotek., M.Si selaku ketua panitia, kemudian dilanjutkan dengan kata sambutan oleh Dekan FITH (Maya Fitriana, S.Si., Ph.D) dan Rektor UTS (Chairul Hudaya, Ph.D). Dalam sambutannya, Rektor UTS menyampaikan selamat kepada para peserta yudisium yang telah melewati fase perjuangan selama perkuliahan hingga mendapatkan gelar S.Biotek. Selain itu, Bapak Chairul Hudaya juga berpesan kepada peserta yudisium untuk selalu mengingat peran pihak yang berjasa dalam pencapaian ini, terutama orang tua dan dosen. Rektor UTS menitipkan salam hormat dan ucapan selamat kepada orang tua peserta yudisium, serta terima kasih setinggi-tingginya karena telah mempercayai putra-putrinya untuk menempuh perkuliahan di kampus Elang Muda. Tidak lupa pula beliau menitipkan harapan dan do’a, kesuksesan dan keberkahan bagi peserta yudisium kelak setelah kelulusan, tetap menjaga silaturrahmi, dan menjadi alumni yang bermanfaat.

Surat Keputusan Yudisium FITH dibacakan oleh Wakil Dekan FITH, Muh. Fahruddin, S.Pi., M.Si, dengan rincian dari 35 lulusan FITH, 14 lulus dengan predikat Cum Laude (Dengan Pujian), sedangkan yang lainnya menyandang predikat Very Satisfactory (Sangat Memuaskan) yang artinya IPK berada di atas 3,01. Pembacaan SK Yudisium dirangkaikan dengan pemberian Surat Keterangan Lulus (SKL) oleh Dekan FITH dan penyelempangan oleh Ketua Program Studi Bioteknologi. Kemudian dalam acara yudisium tersebut diumumkan mahasiswa berprestasi kategori Akademik Terbaik yaitu Reni Nur Azizah (IPK = 3.70) dan Mahasiswa prestasi dengan Non Akademik terbaik yaitu Rasali. Kriteria akademik terbaik berdasarkan IPK, dan non akademik terbaik berdasarkan prestasi yang diperoleh selama perkuliahan, baik organisasi hingga kompetisi. “Suatu pencapaian yang luar biasa bagi saya mendapatkan gelas Sarjana Bioteknologi dan menjadi salah satu lulusan terbaik akademik di Yudisium ini. Tentu saja bukan hanya saya tetapi teman-teman seperjuangan saya yang hari ini bersama-sama saya adalah yang terbaik pula karena telah sampai pada titik ini.  Untuk teman-teman saya semoga kita diberi kelancaran untuk menuju kesuksesan dan apapun yang diinginkan tercapai dan semoga kita dapat bertemu lagi di kesempatan lain dalam kondisi yang lebih baik.” Ucap Reni dalam pidato sambutannya pada acara Yudisium Program Studi Bioteknologi FITH UTS.

Acara yudisium ini juga dirangkaikan dengan penyambutan dua dosen baru dari FITH, yaitu Davit Aldi, S.Hut., M.Si (Dosen Konservasi Sumber Daya Alam) dan Rezky Amalyadi, S.Pt., M.Sc (Dosen Peternakan). Penambahan dosen ini menjadi penguatan SDM di FITH.

]]>
https://fith.uts.ac.id/2023/08/20/gelar-yudisium-fith-luluskan-35-mahasiswa-prodi-bioteknologi/feed/ 0
Peluang & Sukses Beasiswa S2-S3 Biotek di Negara Kpop https://fith.uts.ac.id/2023/08/18/peluang-sukses-beasiswa-s2-s3-biotek-di-negara-kpop/ https://fith.uts.ac.id/2023/08/18/peluang-sukses-beasiswa-s2-s3-biotek-di-negara-kpop/#respond Fri, 18 Aug 2023 14:23:30 +0000 https://fith.uts.ac.id/?p=6798

Bersama: Dr. Ryza Priatama (Pembicara )🎤

✓Postdoctoral Researcher-Institute of Plasma Technology, KFE, South Korea

✓PhD holder in Biotechnology GNU, South Korea

✓Awardee BK21 scholarship for integrated program S2-S3

Dr. Syahnada Jaya Syaifullah (Moderator)🎤

• PhD in Biotechnology di Copenhagen University

• Co-Founder METAPLUS

•Awardee BK21 for master degree in Biotech

Dr. Anugrah Ilahi  (Mc)🎤

• PhD in Transportation Planning di ETH Zurich

• Co-founder METAPLUS

Waktu: Sabtu,  19 Agustus 2023

Pukul: 13.00 WIB⏰

Webinar ini dilakukan secara GRATIS & Free E-certificate !

Daftarkan diri kamu dan ajak teman-temanmu di: https://linktr.ee/metaplus.id

Teknis acara akan diberikan di Instagram @metaplus.id dan via email 📲

.

Apa saja yang akan kalian dapat di webminar seri 2?

#Cerita pengalaman memproses beasiswa S2-S3 dari awardee.

#Info terkini perkembangan biotek di Negeri gingseng dari profesional di Korsel.

#Real experiences seputar cara bertahan hidup sebagai mahasiswa asing yang jauh dari tanah air.

#Juga Vibe positif untuk menjadi individu pemelajar yang tak kenal putus asa!.

.

Menambah nilai spesial webminar kali ini karena acara secara khusus dihadirkan untuk Metan oleh Metaplus bersama para mitra hebat seperti Untirta Banten, FITH-Universitas Teknologi Sumbawa, Jurusan Sains-ITERA,  AlgaEn Center-Brawijaya University, Universtas Ibnu Khaldun, Indonesia Food Security Review, dan acaloca

.

Kami bangga berkolaborasi, untuk Indonesia lebih baik!

.

Untuk selalu mendukung upaya Metaplus dalam mencerdaskan bangsa. Kami harapkan Sahabat Metaplus (Metan) dapat memfollow Instagram kami @metaplus.id dan mengunjungi website kami di  metaplusid.com agar tidak ketinggalan update kegiatan kami. 💪📚

.

Akan banyak materi pendidikan terkini yang akan dihadirkan oleh @metaplus.id.

.

Terima kasih, salam sehat selalu. 🙏🌞

]]>
https://fith.uts.ac.id/2023/08/18/peluang-sukses-beasiswa-s2-s3-biotek-di-negara-kpop/feed/ 0