Prestasi – Fakultas Ilmu dan Teknologi Hayati https://fith.uts.ac.id Universitas Teknologi Sumbawa Fri, 12 Jul 2024 05:33:10 +0000 id hourly 1 https://wordpress.org/?v=7.0 https://fith.uts.ac.id/wp-content/uploads/2021/06/cropped-UTS-1000-Universal-Square-Color-32x32.png Prestasi – Fakultas Ilmu dan Teknologi Hayati https://fith.uts.ac.id 32 32 Dosen dan Mahasiswa FITH UTS Raih Juara Pekan Inovasi dan Teknologi Kabupaten Sumbawa 2024 https://fith.uts.ac.id/2024/07/12/dosen-dan-mahasiswa-fith-uts-raih-juara-pekan-inovasi-dan-teknologi-kabupaten-sumbawa-2024/ https://fith.uts.ac.id/2024/07/12/dosen-dan-mahasiswa-fith-uts-raih-juara-pekan-inovasi-dan-teknologi-kabupaten-sumbawa-2024/#respond Fri, 12 Jul 2024 05:29:31 +0000 https://fith.uts.ac.id/?p=8200

Sumbawa (UTS) – Fakultas Ilmu dan Teknologi Hayati (FITH) Universitas Teknologi Sumbawa (UTS) menorehkan prestasi membanggakan di kancah Pekan Inovasi dan Teknologi yang diselenggarakan oleh Badan Perencanaan Pembangunan Penelitian dan Pengembangan Daerah (BAPPEDA) Sumbawa. Kali ini, Dosen dan Mahasiswa FITH UTS berhasil meraih juara kedua dan ketiga kategori Masyarakat Umum dan kategori Mahasiwa dalam Lomba Inovasi dan Teknologi 2024.

            Prestasi ini diumumkan pada Kamis (11/07/2024) di Aula SMKN 1 Sumbawa. Dosen dan Mahasiswa FITH UTS berhasil mengungguli peserta lain dari berbagai kalangan dengan inovasi Nanoherbs: Pengembangan Gel Minyak Sumbawa Berbasis Sintesis Nano Teknologi dengan Metode Ekstraksi Ultrasonik yang diciptakan oleh Izzul Islam, M.Sc.Eng dari Program Studi Bioteknologi mendapati Juara 2 Kategori Masyarakat Umum, kemudian Juara 3 Kategori Umum diraih oleh Imam Munandar, S.Pt., M.Si dengan Inovasi Superwaferfeedim: Inovasi Pakan Fungsional untuk Ternak Ruminansia Berbasis Limbah Jagung yang Difortifikasi dengan Probiotik dan Prebiotik.

            Kemudian kategori Mahasiswa dengan Inovasi Sensor Monitoring Kualitas Air secara Realtime (MKA Sensor) sebagai Upaya Peningkatan Hasil Produksi dalam Budidaya Udang (Caridea) meraih juara kedua yang diketuai oleh Layyin Rahmad Shobirin (Mahasiswa Program Studi Bioteknologi), dengan anggota yaitu Wulan Sari (Mahasiswa Program Studi Bioteknologi), Irfan Fajardiansyah (Mahasiswa Program Studi Teknik Elektro), kemudian juara 3 diraih oleh Iqbal Bayhaqqi (Mahasiswa Program Studi Bioteknologi) sebagai Ketua, dengan anggota yaitu Rahma Saprin (Mahasiswa Program Studi Bioteknologi), Siti Fadilah (Mahasiswa Program Studi Bioteknologi) dengan Inovasi Teknologi Pengubah Air Bersih menjadi Air Tawar berbasis Zeolite.

            Imam Munandar, S.Pt., M.Si menyampaikan rasa bangganya atas prestasi yang diraih oleh Dosen dan Mahasiswa FITH UTS. “Ini merupakan prestasi yang luar biasa dan membanggakan bagi Dosen dan Mahasiswa FITH,” kata Imam Munandar. “Prestasi ini menunjukkan bahwa FITH memiliki banyak potensi di bidang inovasi dan teknologi.”

            Imam Munandar, S.Pt., M.Si berharap prestasi ini dapat menjadi motivasi bagi Dosen dan Mahasiswa FITH UTS untuk terus berinovasi dan menciptakan teknologi-teknologi baru yang bermanfaat bagi masyarakat.

            “Di kegiatan ini membuat saya melihat orang-orang yang mempunyai begitu banyak inovasi orang-orang dengan pikiran out of the box dengan karya yang luar biasa. Dengan melihat karya tersebut secara langsung membuat saya yakin bahwa Sumbawa bisa berkembang dengan menggunakan ide-ide generasi muda. Saya berharap dengan melalui kegiatan ini banyak anak-anak muda yang lebih tertarik mengembangkan minat dan ide nya, dan Semoga kegiatan ini memiliki kelanjutan ke tingkat lebih tinggi.” Ucap Layyin Rahmad Shobirin (Mahasiswa Program Studi Bioteknologi).

]]>
https://fith.uts.ac.id/2024/07/12/dosen-dan-mahasiswa-fith-uts-raih-juara-pekan-inovasi-dan-teknologi-kabupaten-sumbawa-2024/feed/ 0
Selamat! TIM NANOHERBZ FITH berhasil mendapat Pendanaan P2MW 2024 https://fith.uts.ac.id/2024/05/18/selamat-tim-nanoherbz-fith-berhasil-mendapat-pendanaan-p2mw-2024/ https://fith.uts.ac.id/2024/05/18/selamat-tim-nanoherbz-fith-berhasil-mendapat-pendanaan-p2mw-2024/#respond Sat, 18 May 2024 06:11:17 +0000 https://fith.uts.ac.id/?p=7968

Sumbawa (UTS) – Program Pembinaan Mahasiswa Wirausaha (P2MW) 2024 merupakan program yang diselenggarakan oleh Direktorat Pembelajaran dan Kemahasiswaan (Belmawa), Ditjen Dikti Ristek, Kemdikbud Ristek yang dirancang untuk memperkuat ekosistem kewirausahaan di perguruan tinggi. Program ini mencakup serangkaian pendanaan, pembinaan, pendampingan, dan pelatihan wirausaha bagi mahasiswa. Tim NANOHERBZ dari Fakultas Ilmu dan Teknologi Hayati (FITH) Universitas Teknologi Sumbawa (UTS) menjadi salah satu tim yang berhasil lolos pendanaan dalam kompetisi ini.

            Tim NANOHERBZ beranggotakan 5 Mahasiswa yang berasal dari Program Studi Bioteknologi, yaitu Salsabilla Nur Fitrinnisa (Ketua tim) Putri Ulansari (Anggota), Bulan Rimadanta (Anggota), Iin Indriani (Anggota) dan Laeli Sukmawati (Anggota), dengan Dosen Pembimbingnya yaitu Izzul Islam, M.Sc.Eng. Tim ini mengusung tema fabrikasi nanogel berbahan minyak sumbawa dengan pendekatan nanoteknologi. Harapannya, ada diversifikasi produk lokal minyak sumbawa menjadi produk lain dan meningkatkan khasiat bahannya. Produk NANOHERBZ minyak sumbawa selain bertujuan untuk meningkatkan nilai ekonomi produk dan masyarakat dari diversifikasi produk minyak sumbawa , juga memiliki tujuan berkelanjutan dimana memberdayakan komunitas lokal, mempertahankan kekayaan warisan herbal daerah mendukung pengelolaan lingkungan

Tim NANOHERBZ mengungkapkan rasa senangnya atas pencapaian ini. “Harapan kami pastinya, dengan pendanaan bisa membantu dalam mengembangkan inovasi produk lokal dengan keilmuan yang kami pelajari di Bioteknologi, kami juga berharap produk lokal nanogel minyak sumbawa ini bisa dikenal lebih luas lagi dan bisa lolos ke tahap selanjutnya di KMI Award P2MW”. Salsabilla Nur Fitrinnisa menceritakan proses yang ia lalui untuk dapat sampai di tahap tersebut. “Bentuk tim yang solid dengan visi misi dan komitmen, kemudian bagi tugas dengan sebaik mungkin sehingga dalam penyusunan proposal akan lebih mudah” . Salsabilla Nur Fitrinnisa juga menekankan pentingnya teamwork dan time management dalam menghadapi kendala karena angkatan yang berbeda antar anggota tim.

            Pada tahap selanjutnya tim NANOHERBZ ini akan mempresentasikan hasil usahanya di hadapan peserta P2MW se-Indonesia dalam ajang Kewirausahaan Mahasiswa Indonesia (KMI) Expo yang diadakan pada bulan Oktober 2024.

]]>
https://fith.uts.ac.id/2024/05/18/selamat-tim-nanoherbz-fith-berhasil-mendapat-pendanaan-p2mw-2024/feed/ 0
Tim PKM-RE FITH UTS Raih Pendanaan untuk Riset Profil Fitokimia Berbasis Etnomedisin dan Uji Potensi Racikan Repusit https://fith.uts.ac.id/2024/05/12/tim-pkm-re-fith-uts-raih-pendanaan-untuk-riset-profil-fitokimia-berbasis-etnomedisin-dan-uji-potensi-racikan-repusit/ https://fith.uts.ac.id/2024/05/12/tim-pkm-re-fith-uts-raih-pendanaan-untuk-riset-profil-fitokimia-berbasis-etnomedisin-dan-uji-potensi-racikan-repusit/#respond Sun, 12 May 2024 00:30:45 +0000 https://fith.uts.ac.id/?p=7962 Sumbawa (UTS) — Tim PKM-RE Fakultas Ilmu dan Teknologi Hayati (FITH) Universitas Teknologi Sumbawa (UTS) lolos pendanaan Program Kreativitas Mahasiswa Riset Eksakta (PKM-RE) 2024. Tim tersebut terdiri dari lima mahasiswa Program Studi Bioteknologi dan Program Studi Konservasi Sumber Daya Alam (KSDA). Mereka adalah Adelya Riski Muntari Mahasiswa Prodi Bioteknologi, Wulan Sari Mahasiswa Prodi Bioteknologi, Layyin Rahmad Sobirin Mahasiswa Prodi Bioteknologi, Khalidan Mahasiswa Prodi KSDA dan Nanang Dwi Nanda Mahasiswa Prodi KSDA dengan Dosen Pembimbing Lili Suharli, M.Pd Dosen Prodi Bioteknologi.

            Judul PKM yang berhasil mereka dapatkan adalah “Profil Fitokimia Berbasis Etnomedisin dan Uji Potensi Racikan Repusit (Creambath Khas Sumbawa) untuk Melestarikan Pengobatan Tradisional Suku Sumbawa”. Proyek yang diusung oleh kelompok ini bertujuan untuk sebagai sumber informasi pertama profil fitokimia dan efektivitas dalam penyembuhan penyakit dari bahan racikan repusit yang dapat digunakan untuk penelitian berikutnya yang berkaitan dan sebagai informasi mengenai pengetahuan pengobatan tradisional Sumbawa yang berbasis etnomedisin.. Penelitian ini menjadi langkah strategis untuk melestarikan pengobatan tradisional Suku Sumbawa.

            ”Untuk topik yang diteliti adalah mengenai bagaimana mengetahui profil fitokimia dari bahan racikan repusit serta aktivitas antioksidan, antibakteri, dan antijamur dalam racikan repusit dan mengetahui tanaman obat repusit berbasis etnomedisin suku Samawa,” tutur Adelya Riski Muntari Ketua dari PKM-RE FITH.

Pengetahuan masyarakat tentang khasiat dari racikan repusit ini hanya secara empiris atau pengalaman pribadi masyarakat Sumbawa dan belum terbukti secara ilmiah. Selain itu, adanya perkembangan budaya dan IPTEK menyebabkan pengobatan tradisional repusit hampir ditinggalkan dan sedikit sumber informan repusit. Oleh karenanya, eksplorasi pengetahuan lokal berbasis etnomedisin dan tumbuhan obat perlu dilakukan untuk memperoleh profil fitokimia dan efek farmakologi dari berbagai racikan repusit dalam pengobatan tradisional.

Berdasarkan pemahaman tersebut, maka perlu dilakukan riset untuk mengetahui kandungan senyawa metabolit sekunder dengan melakukan analisis LC-MS/MS, analisis aktivitas antioksidan, antijamur, dan antibakteri dalam racikan repusit sehingga kedepannya dapat berpotensi untuk menjadi obat tradisional yang terstandarisasi dan dipercaya secara luas sebagai alternatif penyembuhan penyakit, serta melestarikan pengetahuan dan warisan budaya suku Samawa.

Adelya Riski Muntari menyatakan, “Kalau kita hanya mencoba hal yang yang sudah biasa kita lakukan kita gak akan berkembang, mulai cari ide untuk melakukan hal baru untuk mencoba jadi lebih baik lagi. Mengikuti PKM merupakan hal yang unexpected untuk kita bertahan sampai lolos pendanaan tetapi quotes usaha tidak menghianati hasil itu benar adanya, berani mencoba tidak ada yang tidak mungkin karena langkah pertama adalah hal kecil tapi susah direalisasikan. Jangan menjadikan orang lain sebagai acuan berfokus untuk meningkatkan kualitas diri.”

]]>
https://fith.uts.ac.id/2024/05/12/tim-pkm-re-fith-uts-raih-pendanaan-untuk-riset-profil-fitokimia-berbasis-etnomedisin-dan-uji-potensi-racikan-repusit/feed/ 0
Kembali Berprestasi, Mahasiswa FITH UTS Lolos PKM-PM https://fith.uts.ac.id/2024/04/26/kembali-berprestasi-mahasiswa-fith-uts-lolos-pkm-pm/ https://fith.uts.ac.id/2024/04/26/kembali-berprestasi-mahasiswa-fith-uts-lolos-pkm-pm/#respond Fri, 26 Apr 2024 04:52:09 +0000 https://fith.uts.ac.id/?p=7956 Sumbawa (UTS) – Pada tahun ini, Dikti kembali mengadakan Pekan Kreativitas Mahasiswa (PKM) sebagai upaya membimbing mahasiswa menjadi pribadi yang tahu dan taat aturan, kreatif dan inovatif, serta objektif, kooperatif dalam membangun keragaman intelektual. Kelompok mahasiswa Fakultas Ilmu dan Teknologi Hayati (FITH) Universitas Teknologi Sumbawa (UTS) juga ikut serta mengikuti program tersebut dan berhasil lolos dalam Program Kreativitas Mahasiswa bidang Pengabdian kepada Masyarakat (PKM-PM).

            Kelompok tersebut terdiri Fatimah Adiba (Mahasiswa Program Studi Konservasi Sumber Daya Alam) selaku ketua kelompok, Wahyunita (Mahasiswa Program Studi Bioteknologi), Shobrina (Mahasiswa Program Studi Konservasi Sumber Daya Alam), dan Firmanzah (Mahasiswa Program Studi Peternakan) berhasil lolos PKM 8 Bidang Dikti Vokasi 2024. Kelompok tersebut mengusung judul ”Green Economy” Pelatihan Pembuatan Produk Hasil Hutan dan Marketing E-Commerce Bagi Kelompok Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Desa Pernek untuk mewujudkan Desa konservasi. Penyusunan proposal tersebut dibimbing langsung oleh Abdul Azis, S.Si., M.Si, Dosen Program Studi Konservasi Sumber Daya Alam, FITH

            Fatimah Adiba sebagai ketua kelompok mengatakan bahwa inovasi tersebut berawal dari melimpahnya sumber daya alam yang cukup baik di Desa Pernek, namun belum ada sentuhan teknologinya sehingga value hasil hutan Desa Pernek belum optimal.

“Tentunya itu karena dari potensi hasil hutan non kayu di KPH Batulanteh yang tinggi adalah sumber pendapatan baru bagi warga Desa Pernek, seperti madu hutan, kopi, buah- buahan dan lain sebagainya dengan sistem agroforestri. Hanya baru satu hasil hutan yang dapat dihasilkan, yaitu madu hutan yang dijual secara langsung kepada pembeli tidak tetap (konsumen insidental)” ujar Adiba.

            Melimpahnya hasil hutan di Desa Pernek, akan tetapi kurangnya pemanfaatan hasil sumber daya alam di Desa Pernek, juga inovasi yang masih rendah, sehingga warga Desa Pernek mencari sumber alternatif ekonomi yang dianggap lebih prosfektif, yaitu jagung dengan memperluas area tanam hingga melakukan perambahan hutan KPH Batulanteh secara ilegal.

“Maka dari itu tim PKM “Green Economy” melakukan diskusi dengan para kelompok Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) untuk menemukan sebuah solusi. Kemudian sepakat untuk memanfaatkan hasil hutan untuk diolah menjadi aneka produk dan Marketing E-Commerce untuk untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi dan taraf hidup masyarakat Desa Pernek,” tutur Adiba.

            Adiba mengungkapkan bahwasanya pemilihan memanfaatkan hasil hutan tersebut bukanlah tanpa alasan. Selain karena hasil hutan Desa Pernek ini memiliki hasil sumber daya alam yang lain yang cukup baik, Desa tersebut bersinggungan langsung dengan hutan KPH Batulanteh.

            Adiba bersama tim berharap adanya PKM PM ini dapat menambah wawasan terkait pemanfaatan produk hasil hutan dan marketing E-Commerce,. Lebih lanjut, mampu meningkatkan skill dalam berwirausaha, menciptakan wirausahawan yang mampu bersaing dalam bidang ekonomi, dan dapat membantu perekonomian warga sekitar.

“Dari PKM PM ini kita, khususnya saya banyak belajar hal baru. Sesuatu yang terkadang tidak saya lihat menjadi hal yang menarik untuk saya perhatikan. Semoga adanya PKM ini dapat menjadi gambaran bagi teman-teman FITH lainnya untuk mengikuti PKM tahun depan. Jangan pernah takut gagal untuk mencoba, teruslah berinovasi dan tunjukkan aksi kalian,” ucap Adiba.

“Pulau Sumbawa ini sebenarnya daerah kaya, namun belum dimanfaatkan secara maksimal, sehingga untuk kegiatan ekonomi bertumpu pada sektor pertanian monokultur jagung yang kadang berdampak negatif terhadap ekosistem hutan. Untuk memberikan alternatif sumber pendapatan, kami hadir menjadi pionir perubahan dengan memanfaatkan hasil hutan non kayu yang dikemas modern dan metode marketing kekinian agar meningkatkan pertumbuhan ekonomi dan taraf hidup masyarakat Desa Pernek.” Ucap Abdul Azis, S.Si., M.Si Dosen Pembimbing PKM-PM.

]]>
https://fith.uts.ac.id/2024/04/26/kembali-berprestasi-mahasiswa-fith-uts-lolos-pkm-pm/feed/ 0
Membanggakan, Prodi Bioteknologi UTS Peroleh Dana Hibah PKKM 2024 https://fith.uts.ac.id/2024/04/21/membanggakan-prodi-bioteknologi-uts-peroleh-dana-hibah-pkkm-2024/ https://fith.uts.ac.id/2024/04/21/membanggakan-prodi-bioteknologi-uts-peroleh-dana-hibah-pkkm-2024/#respond Sun, 21 Apr 2024 00:23:20 +0000 https://fith.uts.ac.id/?p=7928

Sumbawa (UTS) – Universitas Teknologi Sumbawa (UTS) tiada henti dalam mengukir prestasi, Program Studi Bioteknologi Fakultas Ilmu dan Teknologi Hayati (FITH) berhasil memperoleh dana hibah Program Kompetisi Kampus Merdeka (PKKM) 2024. Prodi tersebut menerima dana hibah PKKM 2024 tingkat pusat. Tentu hal ini bukanlah perkara yang mudah bagi Prodi Bioteknologi, mulai dari tahap persiapan untuk bersaing dengan kampus dari seluruh Indonesia hingga tembus memperoleh hibah dana PKKM 2024.

            Dana hibah PKKM adalah bantuan dari Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi (Ditjen Dikti) baik untuk Perguruan Tinggi Negeri (PTN) maupun Perguruan Tinggi Swasta (PTS) yang bertujuan untuk mendorong, memfasilitasi, dan mempercepat perguruan tinggi dalam menerapkan kebijakan Kampus Merdeka serta mencapai delapan Indikator Kinerja Utama (IKU).

            Dekan FITH UTS, Maya Fitriana, Ph.D. merasa bangga dengan perolehan dana hibah PKKM. “Sebagai warga FITH UTS tentu merasa bangga, sebab mendapatkan pendanaan PKKM 2024 ini harus bersaing dengan banyak prodi di seluruh Indonesia,” tutur Maya Fitriana, Ph.D.

            “Alhamdulillah, hadiah lembaran yang manis, buah kerja keras dari teman-teman semua khususnya Program Studi Bioteknologi yang didukung oleh universitas. Hibah PKKM ini Insya Allah akan memperkuat dan memajukan program Studi Bioteknologi dari baik dari segi   kualitas SDM, dosen-dosen dan mahasiswanya, serta fasilitas laboratoriumnya.” jelas Dekan FITH UTS.

            Ketua Program Studi (Kaprodi) Bioteknologi, Adelia Elviantari, S.Biotek., M.Si juga menyampaikan rasa senang atas capaian dalam memperoleh dana hibah PKKM 2024 ini. “Dibalik perasaan sangat senang mendapat alokasi pendanaan dari Ditjen Dikti yang akan dipergunakan untuk meningkatkan kualitas mahasiswa dan dosen menuju internasionalisasi, perlu kehati-hatian ekstra karena baru pertama prodi Bioteknologi mendapatkan anggaran ini, maka pelaksanaanya harus hati-hati transparan dan terbuka,” pungkas Adelia. 

“Program ini merupakan program yang prestisius untuk mendukung kemajuan prodi, melalui pengembangan fasilitas laboratorium, kualitas pembelajaran, SDM, dan kemitraan. Oleh sebab itu tim PKKM berusaha secara maksimal mulai dari penyusunan proposal, revisi proposal, hingga persiapan untuk verifikasi kelayakan. Jika dikalkulasikan proses tersebut sekitar 6 bulan (terhitung dari bulan Oktober hingga April). Di sisi lain, tugas pokok Tri Dharma sebagai dosen harus tetap terlaksana. Tapi alhamdulillah, tim sangat bersyukur bisa memperoleh pendanaan PKKM ini. Tidak lupa Kami mengucapkan terimakasih kepada universitas yang telah memberikan support moral dan materil. Semoga program yang direncanakan dapat terealisasi dengan baik dan lancar.” Ujar Kaprodi Bioteknologi.

            Capaian prestasi ini merupakan sebuah motivasi bagi seluruh civitas akademika FITH UTS untuk senantiasa berpartisipasi pada semua program yang telah ditawarkan kampus guna meningkatkan kompetensi lulusan kampus dan tidak menyia-nyiakan kesempatan. Tim terdiri dari Nova Adhitya Ananda, M.M Direktur Akademik UTS sebagai Ketua Task Force Universitas, dengan anggota Maya Fitriana, Ph.D Dekan Fakultas Ilmu dan Teknologi Hayati, Riri Rimbun Anggih Chaidir, M.Sc Wakil Dekan Fakultas Ilmu dan Teknologi Hayati dan Adelia Elviantari, S.Biotek., M.Si Kaprodi Bioteknologi, serta seluruh dosen Prodi Bioteknologi (Dr. Ali Budhi Kusuma, S.Si., M.Sc., ALS, Dwi Ariyanti, Ph.D, Nurul Izzati, M.Sc., Izzul Islam, S.Pi., M.Eng., Lili Suharli, S.Si., M.Pd).

]]>
https://fith.uts.ac.id/2024/04/21/membanggakan-prodi-bioteknologi-uts-peroleh-dana-hibah-pkkm-2024/feed/ 0
Mahasiswa FITH Terpilih Jadi Mapres Terbaik Universitas Teknologi Sumbawa 2024 https://fith.uts.ac.id/2024/03/31/mahasiswa-fith-terpilih-jadi-mapres-terbaik-universitas-teknologi-sumbawa-2024/ https://fith.uts.ac.id/2024/03/31/mahasiswa-fith-terpilih-jadi-mapres-terbaik-universitas-teknologi-sumbawa-2024/#respond Sun, 31 Mar 2024 03:03:50 +0000 https://fith.uts.ac.id/?p=7861

Sumbawa (UTS) – Prestasi gemilang kembali ditorehkan mahasiswa Fakultas Ilmu dan Teknologi Hayati (FITH) di Universitas Teknologi Sumbawa (UTS). Kali ini mahasiswa Program Studi Bioteknologi, Delia Puspita Cahyani, berhasil meraih juara 1 di Pemilihan Mahasiswa Beprestasi (Pilmapres) UTS 2024. Acara puncak Pilmapres UTS 2024 berlangsung pada 27 Maret 2024 di Ruang Publik Kreatif (RPK) UTS.

            Mahasiswa angkatan 2020 ini sukses menjadi mahasiswa berprestasi terbaik UTS usai menyisihkan 7 mahasiswa terbaik lainnya dari masing-masing Fakultas di UTS. Delia mengaku bangga bisa meraih juara pertama dalam Pilmapres UTS 2024. Sebelumnya ia tidak pernah membayangkan akan menyabet predikat sebagai mahasiswa terbaik dalam ajang bergengsi itu.

            “Perasaanya saat diumumkan jadi juara pastinya campur aduk. Senang karena merasakan keberhasilan dari berbagai kesulitan yang saya alami selama persiapan dan selama kuliah, tetapi juga merasa ini adalah sebuah tanggung jawab besar yang harus saya pegang,” ucap Delia.

            Sebelum dinobatkan sebagai Mapres Terbaik UTS, Delia harus melewati serangkaian seleksi panjang. Seleksi dimulai di tingkat fakultas bersaing dengan rekan-rekannya di FITH UTS. Lalu, ia pun terpilih menjadi mahasiswa berprestasi 1 FITH yang mewakili fakultas untuk berkompetisi di tingkat universitas. Perjuangan berlanjut di tingkat fakultas ia beradu dengan mahasiswa lain perwakilan 7 fakultas di UTS.

            Perjuangannya pun membuahkan hasil. Kerja keras dan ketekunannya berhasil menghantarkan Delia menjadi Mapres Terbaik 1 di UTS dan akan melaju seleksi wilayah LLDIKTI VIII.

” Senang dan bangga rasanya bisa terpilih menjadi mahasiswa berprestasi tingkat Universitas, tentu ini bukan hal yang mudah mengingat masing-masing fakultas mengirimkan delegasi terbaik mereka. Bertemu dengan finalis hebat lainnya membuat saya mendapatkan relasi baru dan pengalaman baru. Untuk temen-temen semua, mari jadi mahasiswa yang berani mencoba serta kembangkan minat dan bakat kalian.” ucap Delia Puspita Cahyani Mahasiswa Beprestasi UTS 2024.

            Sebelum terpilih menjadi Mapres Terbaik UTS 2024, Delia Puspita Cahyani ini telah berhasil mengumpulkan sejumlah penghargaan antara lain Relawan Coastal Clean Up, Bungin Island Komunitas Aikite, YSEALI, dan Montana University, Bronze Medal (Essay Competition) Sentosa Foundation (Yayasan Rizki Prima Sentosa)  dan Dikpora Kab. Manggarai Barat, Narasumber kegiatan Forum Komunikasi Pemuda Pelajar Mahasiswa Sumbawa, Buku ber-ISBN penulis pertama, Wakil Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa, Founder Herboil (Herbal Oil) Instellar, SEED,dan   Bahasa Bisnis, Piagam Partisipasi 5P Foundation dan ECCO Foundation, Partisipasi Carsten Monster, PEMDA NTB dan Infront, Relawan Green Mindful Indonesia, Fasilitator Universitas Teknologi Sumbawa, MPP, MIA dan National University of Singapore.

]]>
https://fith.uts.ac.id/2024/03/31/mahasiswa-fith-terpilih-jadi-mapres-terbaik-universitas-teknologi-sumbawa-2024/feed/ 0
FITH dan Bioteknologi Boyong Penghargaan di Acara Appreciation Day UTS 2024 https://fith.uts.ac.id/2024/01/27/fith-dan-bioteknologi-boyong-penghargaan-di-acara-appreciation-day-uts-2024/ https://fith.uts.ac.id/2024/01/27/fith-dan-bioteknologi-boyong-penghargaan-di-acara-appreciation-day-uts-2024/#respond Sat, 27 Jan 2024 11:33:00 +0000 https://fith.uts.ac.id/?p=7617

Sumbawa (UTS) – Dalam rangka mengapresiasi hasil kinerja dari para Dosen dan Tenaga Kependidikan, Universitas Teknologi Sumbawa menyelenggarakan Appreciation Day pada 19 Januari 2024. Kegiatan Appreciation Day ini berlangsung di Ruang Publik Kreatif Universitas Teknologi Sumbawa.

            Dalam kata sambutannya, Rektor Universitas Teknologi Sumbawa, Bapak Chairul Hudaya, Ph.D menjelaskan bahwa Appreciation Day merupakan salah satu wujud apresiasi dari kinerja Dosen dan Tenaga Kependidikan. “Perlu diingat bahwa Universitas Teknologi Sumbawa akan selalu menghargai prestasi yang dibuat oleh para Dosen dan Tenaga Kependidikan. Jadi, tetap semangat dan raihlah prestasi semaksimal mungkin,” katanya.

Fakultas Ilmu dan Teknologi Hayati (FITH) meraih 2 penghargaan di acara Appreciation Day ini, yaitu Fakultas dengan Implementasi Sistem Penjaminan Mutu Internal Terbaik 1 dan Fakultas dengan Kerjasama Internasional Terbaik. Tidak hanya itu, Program Studi Bioteknologi juga berhasil mempertahankan prestasinya yang diperoleh tahun lalu dengan kembali meraih penghargaan Program Studi dengan Implementasi Sistem Penjaminan Mutu Internal Terbaik 3. Penghargaan lain, salah satu tenaga kependidikan FITH. Rustiana, SE, juga berhasil masuk nominasi kategori Tenaga Administrasi Terbaik, hanya saja belum berhasil meraih penghargaan terbaik seperti halnya tahun lalu.

            “Alhamdulillah, tahun ini FITH kembali meraih penghargaan Terbaik 1 terkait Implementasi Penjaminan Mutu Internal seperti halnya tahun 2023 lalu, yang meraih penghargaan Terbaik 1 terkait kategori yang sama. Tidak hanya itu, tahun ini FITH juga mendapatkan penghargaan baru yaitu Fakultas dengan Kerjasama Internasional Terbaik. Merupakan suatu kehormatan tersendiri bagi FITH mendapatkan penghargaan-penghargaan ini. Ditambah lagi, Prodi Bioteknologi dan salah satu tenaga kependidikan FITH juga mampu mempertahankan prestasinya dengan kembali mendapat penghargaan dan masuk nominasi”, ujar Dekan Fakultas Ilmu dan Teknologi Hayati, Maya Fitriana, S.Si., Ph.D.

“Tentunya hal ini tidak akan didapat tanpa kerja sama yang baik dan dukungan dari teman-teman di FITH. Oleh karena itu, Kami mengucapkan Terima Kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada semua struktural, staf dan dosen-dosen di FITH atas kerja sama yang baik serta supportnya sehingga kita mendapatkan kembali penghargaan ini di tahun ini. Semoga Implementasi Penjaminan Mutu ini dapat tetap terus Kita pertahankan dengan baik dan terus ditingkatkan dandimaksimalkan”, tambah Maya, sapaan akrab Dekan FITH.

]]>
https://fith.uts.ac.id/2024/01/27/fith-dan-bioteknologi-boyong-penghargaan-di-acara-appreciation-day-uts-2024/feed/ 0
Mahasiswa Prodi Peternakan Juara 1 Lomba Inovasi Daerah Kabupaten Sumbawa, Inovasikan Garam dari Tumbuhan https://fith.uts.ac.id/2024/01/17/mahasiswa-prodi-peternakan-juara-1-lomba-inovasi-daerah-kabupaten-sumbawa-inovasikan-garam-dari-tumbuhan/ https://fith.uts.ac.id/2024/01/17/mahasiswa-prodi-peternakan-juara-1-lomba-inovasi-daerah-kabupaten-sumbawa-inovasikan-garam-dari-tumbuhan/#respond Wed, 17 Jan 2024 05:51:49 +0000 https://fith.uts.ac.id/?p=7547

Sumbawa (UTS) – Fahri Timura Astana Putra Mahasiswa Program Studi Peternakan Fakultas Ilmu dan Teknologi Hayati (FITH) Universitas Teknologi Sumbawa (UTS) menjadi juara 1 pada kategori mahasiswa di kegiatan Lomba Inovasi Daerah Kabupaten Sumbawa 2023 (LIDA 2023).

Dengan inovasi “Green Salt Lamota : Inovasi garam hijau organik dari tumbuhan pesisir sumbawa”, Fahri menggagas inovasi tentang green salt lamota itu produk inovasi garam dari tumbuhan, tumbuhan yang kami olah untuk menjadi garam fungsional yakni tanaman lokal sumbawa yang dikenal dengan nama lamota, untuk latinnya sendiri itu salicornia sp. Green salt ini pure 100% tumbuhan, rasanya itu asin layaknya garam namun memiliki citarasa umami, kelebihannya green salt ini yakni tinggi serat dan nutrisi serta rendah natrium, jadi aman dikonsumsi oleh penderita hipertensi..

            Awal mula inovasi Green Salt Lamota : Inovasi garam hijau organik dari tumbuhan pesisir sumbawa dikarenakan tumbuhan lamota ini sering di makan dan diolah oleh masyarakat kampung saya tepatnya Empang dan Terano, karna ada citarasa asin dan unik, oleh karna itulah kami mencoba menginovasikan tumbuhan ini, jauh daripada hari ini, saya sudah memulai kajian mengenai tumbuhan ini di 2018 tepatnya saat Sekolah Menengah Atas (SMA), dan karna potensinya, kajian serta inovasi akan tumbuhan ini akan terus kami coba ujar Fahri Timura Astana Putra.

            Pembuatan Green Salt Lamota ini melalui tahap dehidrated, dan membutuhkan waktu selama 72 jam, kemudian pengerjaan inovasi tersebut dilakukan secara berkelompok, tepatnya Fahri memiliki tim dalam melakukan inovasi tersebut, dalam timnya berjumlah 4 orang 2 lainnya mahasiswa biologi dan fisika Universitas Mataram dan 2 lainnya mahasiswa UTS. Tim Fahri bergerak dalam beberapa aspek, mulai dari pengembangan, pengujian, hingga pemasaran. Namun, Kendala yang dihadapi adalah mengenai kajian tentang tumbuhan yang Fahri olah ini, karna literatur ataupun jurnal indonesia belum banyak membahas tumbuhan ini.

            ”Kesannya, semoga nantinya ini bisa bermanfaat bagi orang banyak dan bisa menjadi produk lokal sumbawa yg dikenal dunia.

Pesannya, semoga pemerintah bisa memperhatikan dan membantu kami dalam melakukan pengembangan produk ini” Ucap Fahri Timura Astana Putra Mahasiswa Program Studi Peternakan.

]]>
https://fith.uts.ac.id/2024/01/17/mahasiswa-prodi-peternakan-juara-1-lomba-inovasi-daerah-kabupaten-sumbawa-inovasikan-garam-dari-tumbuhan/feed/ 0
Mahasiswa Prodi Bioteknologi Raih Juara 3 Desain Poster Teknologi Kreatif Lingkungan https://fith.uts.ac.id/2024/01/17/mahasiswa-prodi-bioteknologi-raih-juara-3-desain-poster-teknologi-kreatif-lingkungan/ https://fith.uts.ac.id/2024/01/17/mahasiswa-prodi-bioteknologi-raih-juara-3-desain-poster-teknologi-kreatif-lingkungan/#respond Wed, 17 Jan 2024 05:47:12 +0000 https://fith.uts.ac.id/?p=7538

Sumbawa (UTS) – Mahasiswa dari Universitas Teknologi Sumbawa (UTS) Fakultas Ilmu dan Teknologi Hayati (FITH) Program Studi Bioteknologi  Lindiani Safitri telah berhasil meraih posisi ketiga dalam kompetisi desain poster yang diadakan oleh Sekolah Tinggi Teknik Lingkungan Mataram (STTL-Mataram).

            Perlombaan ini mengangkat tema ”Kreatif tanpa Batas, untuk Lingkungan yang Lebih Baik” Lomba tersebut diikuti oleh berbagai kalangan, terutama mahasiswa di Nusa Tenggara Barat. Peserta diharuskan untuk menggambarkan teknologi kreatif untuk lingkungan sekitar melalui kreasi dalam desain poster.

            Karya Lindiani Safitri, yang saat itu merupakan mahasiswa semester tujuh Program Studi Bioteknologi UTS, berhasil menarik perhatian para juri karena dianggap sebagai inovasi, unik, dan memiliki daya tarik yang tinggi.

            Dalam karyanya, Lindiani menggambarkan sebuah botol plastik bekas yang diisi oleh sampah plastic kemudian dipadatkan hingga tidak ada ruang kosong dalam botol. Pada latar belakang poster, dia juga mengilustrasikan gambaran botol plastik bekas bisa menjadi kursi, dinding sebagai pengganti batu bata dan bisa menjadi pot bunga dengan judul poster Mengubah Sampah Menjadi Ecobrick dengan pesan “Sampah mu Tanggungjawab mu”. Melalui karyanya, Lindiani menyampaikan pesan tentang Ecobrick sangat membantu untuk mengurangi limbah plastik, mencegah pencemaran lingkungan, dan menginspirasi kesadaran akan pentingnya pengurangan sampah plastik.

            ”Kalau kita cuman mau ngelakuin hal yang kita bisa, kita ga akan berkembang, jadi senang banget pada akhirnya bisa berani untuk cobain hal baru salah satunya ikutin lomba poster ini, mulai dari cari ide, desain sampai ke presentasi nya semuanya menyenangkan dan intinya senang bisa keluar dari zona nyaman” ucap Lindiani Safitri Mahasiswa Prodi Bioteknologi.

]]>
https://fith.uts.ac.id/2024/01/17/mahasiswa-prodi-bioteknologi-raih-juara-3-desain-poster-teknologi-kreatif-lingkungan/feed/ 0
Mahasiswa Bioteknologi UTS Ikut Program Pertukaran Mahasiswa Merdeka 4 https://fith.uts.ac.id/2023/12/31/mahasiswa-bioteknologi-uts-ikut-program-pertukaran-mahasiswa-merdeka-4/ https://fith.uts.ac.id/2023/12/31/mahasiswa-bioteknologi-uts-ikut-program-pertukaran-mahasiswa-merdeka-4/#respond Sun, 31 Dec 2023 01:43:51 +0000 https://fith.uts.ac.id/?p=7486

Sumbawa (UTS) – Khairin Nisa Salsabilla Mahasiswa Program Studi Bioteknologi Fakultas Ilmu dan Teknologi Hayati (FITH) Universitas Teknologi Sumbawa (UTS) , mengikuti kegiatan pertukaran pelajar Mahasiswa Merdeka 4 di Universitas Katolik Indonesia Atma Jaya, Jakarta Selatan.

            Pertukaran mahasiswa itu dilakukan melalui program dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia, sebuah program yang bertujuan untuk memberikan kesempatan bagi mahasiswa untuk memiliki pengalaman langsung di universitas lain.

            Dekan FITH UTS, Maya Fitriana, S.Si., Ph.D menjelaskan Pertukaran Mahasiswa Merdeka 4 ini dilakukan guna meningkatkan kualitas mahasiswa dalam pengembangan diri dan pengenalan budaya luar.

            “Mahasiswa kita ini akan belajar di sana selama satu semester, jadi di sana Khairin Nisa Salsabilla akan melakukan pembelajaran di universitasnya.” ujar Maya Fitriana, S.Si., Ph.D.

“Saya adalah salah satu peserta yang “LOLOS” program pertukaran mahasiswa merdeka batch 4 dari Universitas Teknologi Sumbawa yang saat ini alhamdulilah akan melanjutkan semester 4 di Universitas Katolik Indonesia Atma Jaya.

            Saat melalui proses seleksi yang begitu ketat, dan ketika diumumkan saya diterima dalam program tersebut saya begitu tidak menyangka bakalan lolos. Menjadi salah satu bagian dari program pertukaran mahasiswa adalah kesempatan yang sangat luar biasa. Menjelajahi nusantara dengan keanekaragamannya serta mencari pengalaman di universitas lain untuk mengembangkan diri saya dan juga prodi saya tercinta yaitu  “Bioteknologi” Fakultas Ilmu dan teknologi Hayati, Universitas Teknologi Sumbawa.” Ucap Khairin Nisa Salsabilla Mahasiswa Program Studi Bioteknologi.

]]>
https://fith.uts.ac.id/2023/12/31/mahasiswa-bioteknologi-uts-ikut-program-pertukaran-mahasiswa-merdeka-4/feed/ 0