Inovasi – Fakultas Ilmu dan Teknologi Hayati https://fith.uts.ac.id Universitas Teknologi Sumbawa Tue, 23 Jul 2024 03:25:54 +0000 id hourly 1 https://wordpress.org/?v=7.0 https://fith.uts.ac.id/wp-content/uploads/2021/06/cropped-UTS-1000-Universal-Square-Color-32x32.png Inovasi – Fakultas Ilmu dan Teknologi Hayati https://fith.uts.ac.id 32 32 Peduli Lingkungan, Mahasiswa Bioteknologi UTS Gagas Bioremediasi Pertambangan https://fith.uts.ac.id/2024/07/23/peduli-lingkungan-mahasiswa-bioteknologi-uts-gagas-bioremediasi-pertambangan/ https://fith.uts.ac.id/2024/07/23/peduli-lingkungan-mahasiswa-bioteknologi-uts-gagas-bioremediasi-pertambangan/#respond Tue, 23 Jul 2024 03:24:11 +0000 https://fith.uts.ac.id/?p=8260

Sumbawa (UTS) – Lingkungan hidup merupakan aset yang harus dijaga untuk mendukung kehidupan makhluk hidup. Namun kerap ditemukan aktivitas manusia yang berdampak buruk terhadap lingkungan, misalnya pertambangan ilegal, pembalakan hutan secara liar, dan membuang sampah sembarangan ke lingkungan. Aktivitas pertambangan ilegal banyak ditemukan di daerah Sumbawa dan Kabupaten Sumbawa Barat. Dalam prakteknya, kegiatan ini menggunakan senyawa kimia berbahaya, seperti raksa yang dapat mencemari lingkungan bahkan makhluk hidup. Dampak yang diakibatkan tidak terlihat saat ini, namun dalam beberapa tahun ke depan yang dapat mengancam generasi akan datang. Hal itu mendorong Mahasiswa Program Studi Bioteknologi Fakultas Ilmu dan Teknologi Hayati (FITH) Universitas Teknologi Sumbawa (UTS) Gilang Anugrah Romadhan menggagas Bioremediasi Pertambangan sebagai upaya pemulihan kualitas lingkungan hidup di Sumbawa Barat.

Mahasiswa dari Program Studi Bioteknologi tersebut menuturkan, berdasarkan literatur pohon jarak dapat digunakan sebagai agen Bioremediasi Pertambangan untuk mengatasi kontaminasi logam berat di lahan bekas tambang. Pohon jarak memiliki kemampuan fitoremediasi, yakni mengabsorpsi logam berat melalui akarnya, yang membantu membersihkan tanah terkontaminasi. Selain itu, akar pohon jarak berperan dalam stabilisasi tanah, mengurangi erosi, dan memperbaiki struktur tanah, yang penting dalam rehabilitasi lahan pascatambang. Inisiatif ini melibatkan kerja sama antara pemerintah, perusahaan pertambangan, dan institusi penelitian untuk memulihkan ekosistem lokal dan meningkatkan kualitas lingkungan di daerah tersebut.. “Oleh karena itu, perlu dilakukan pemulihan terhadap kualitas lingkungan,” ujar Gilang.

Terdapat tiga Teknik Bioremediasi antara lain Fitoremediasi, Bioaugmentasi, dan Mikoremediasi. Fitoremediasi menggunakan tanaman untuk menyerap kontaminan. Kemudian, Bioaugmentasi menambahkan mikroba khusus ke tanah tercemar. Terakhir, Mikoremediasi menggunakan jamur untuk mengurangi polutan. ”Pentingnya pendekatan bioteknologi dalam mengurangi kerusakan lingkungan akibat proses tambang di sangatlah penting yakni dengan menggunakan BIOREMEDIASI pada lahan pasca tambang.” Ucap Gilang Anugrah Romadhan Mahasiswa Program Studi Bioteknologi.

]]>
https://fith.uts.ac.id/2024/07/23/peduli-lingkungan-mahasiswa-bioteknologi-uts-gagas-bioremediasi-pertambangan/feed/ 0
Dosen dan Mahasiswa FITH UTS Berdayakan Kelompok PKK Desa Pernek, Kabupaten Sumbawa Melalui Pengembangan Produk Hasil Hutan Non-Kayu dan Penjualannya di E-commerce https://fith.uts.ac.id/2024/07/21/dosen-dan-mahasiswa-fith-uts-berdayakan-kelompok-pkk-desa-pernek-kabupaten-sumbawa-melalui-pengembangan-produk-hasil-hutan-non-kayu-dan-penjualannya-di-e-commerce/ https://fith.uts.ac.id/2024/07/21/dosen-dan-mahasiswa-fith-uts-berdayakan-kelompok-pkk-desa-pernek-kabupaten-sumbawa-melalui-pengembangan-produk-hasil-hutan-non-kayu-dan-penjualannya-di-e-commerce/#respond Sun, 21 Jul 2024 02:37:14 +0000 https://fith.uts.ac.id/?p=8255

Sumbawa (UTS) – Produk Hasil Hutan Bukan Kayu (HHBK) yang dihasilkan masyarakat dari kelompok Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK) di Desa Pernek, Kecamatan Moyo Hulu semakin menumbuhkan optimisme atas terwujudnya hutan untuk kesejahteraan masyarakat.

Hal ini terungkap pada kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat, yang dilakukan oleh Dosen Program Studi Konservasi Sumber Daya Alam (KSDA) Fakultas Ilmu dan Teknologi Hayati (FITH) Universitas Teknologi Sumbawa (UTS) Abdul Azis, S.Si., M.Si., dibantu oleh Fatimah Adiba (Mahasiswa Program Studi KSDA), Shobrina (Mahasiswa Program Studi KSDA), Wahyunita (Mahasiswa Program Studi Bioteknologi), dan Firmanzah (Mahasiswa Program Studi Peternakan) Senin (15/7/2024).

            “Ini membuktikan bahwa meletakkan pengelolaan hutan pada tingkat tapak di PKK itu ternyata baik dan optimal. Saya kira ini sesuai harapan Bapak Presiden, yaitu mewujudkan hutan untuk rakyat dan hutan untuk kesejahteraan, itu kelihatan dari display produk hasil hutan di sini,” ujar Dosen Prodi KSDA, Abdul Azis, S.Si., M.Si.

            Kegiatan pengabdian kepada masyarakat FITH UTS ini dibuka dengan sambutan Dekan FITH UTS, Win Ariga Mansyur Malonga, S.Pi., M.Sc yang kemudian dilanjutkan dengan sambutan dari Kepala Desa Pernek Abdul Majid, A.Md. Setelah disampaikannya sambutan-sambutan, dilanjutkan penyampaian materi oleh Abdul Aziz, S.Si., M.Si, Dosen Konservasi Sumber Daya Alam (KSDA) FITH UTS dengan materi Pembuatan Produk Hasil Hutan non-Kayu dan Marketing E-Commerce  Bagi Kelompok PKK Desa Pernek.

            Dalam penyampaian materi oleh Abdul Azis, S.Si., M.Si, membawa hasil produk Hutan Non-Kayu yang menginformasikan kepada para masyarakat terkait produk yang dibuat oleh Tim PKKM Abdul Azis, S.Si., M.Si ini, selain itu dalam materinya Abdul Azis, S.Si., M.Si., mengajak para masyarakat untuk menjual produk yang dibuat melalui E-Commerce.

            ” Alhamdulillah antusias warga Desa Pernek luar biasa sekali, jadi buat kegiatan semakin meriah dan sukses. Semoga bisa diterapkan / dipraktikkan di rumah masing-masing.”Ucap Fatimah Adiba Mahasiswa Prodi KSDA.

]]>
https://fith.uts.ac.id/2024/07/21/dosen-dan-mahasiswa-fith-uts-berdayakan-kelompok-pkk-desa-pernek-kabupaten-sumbawa-melalui-pengembangan-produk-hasil-hutan-non-kayu-dan-penjualannya-di-e-commerce/feed/ 0
Dosen dan Mahasiswa FITH UTS Raih Juara Pekan Inovasi dan Teknologi Kabupaten Sumbawa 2024 https://fith.uts.ac.id/2024/07/12/dosen-dan-mahasiswa-fith-uts-raih-juara-pekan-inovasi-dan-teknologi-kabupaten-sumbawa-2024/ https://fith.uts.ac.id/2024/07/12/dosen-dan-mahasiswa-fith-uts-raih-juara-pekan-inovasi-dan-teknologi-kabupaten-sumbawa-2024/#respond Fri, 12 Jul 2024 05:29:31 +0000 https://fith.uts.ac.id/?p=8200

Sumbawa (UTS) – Fakultas Ilmu dan Teknologi Hayati (FITH) Universitas Teknologi Sumbawa (UTS) menorehkan prestasi membanggakan di kancah Pekan Inovasi dan Teknologi yang diselenggarakan oleh Badan Perencanaan Pembangunan Penelitian dan Pengembangan Daerah (BAPPEDA) Sumbawa. Kali ini, Dosen dan Mahasiswa FITH UTS berhasil meraih juara kedua dan ketiga kategori Masyarakat Umum dan kategori Mahasiwa dalam Lomba Inovasi dan Teknologi 2024.

            Prestasi ini diumumkan pada Kamis (11/07/2024) di Aula SMKN 1 Sumbawa. Dosen dan Mahasiswa FITH UTS berhasil mengungguli peserta lain dari berbagai kalangan dengan inovasi Nanoherbs: Pengembangan Gel Minyak Sumbawa Berbasis Sintesis Nano Teknologi dengan Metode Ekstraksi Ultrasonik yang diciptakan oleh Izzul Islam, M.Sc.Eng dari Program Studi Bioteknologi mendapati Juara 2 Kategori Masyarakat Umum, kemudian Juara 3 Kategori Umum diraih oleh Imam Munandar, S.Pt., M.Si dengan Inovasi Superwaferfeedim: Inovasi Pakan Fungsional untuk Ternak Ruminansia Berbasis Limbah Jagung yang Difortifikasi dengan Probiotik dan Prebiotik.

            Kemudian kategori Mahasiswa dengan Inovasi Sensor Monitoring Kualitas Air secara Realtime (MKA Sensor) sebagai Upaya Peningkatan Hasil Produksi dalam Budidaya Udang (Caridea) meraih juara kedua yang diketuai oleh Layyin Rahmad Shobirin (Mahasiswa Program Studi Bioteknologi), dengan anggota yaitu Wulan Sari (Mahasiswa Program Studi Bioteknologi), Irfan Fajardiansyah (Mahasiswa Program Studi Teknik Elektro), kemudian juara 3 diraih oleh Iqbal Bayhaqqi (Mahasiswa Program Studi Bioteknologi) sebagai Ketua, dengan anggota yaitu Rahma Saprin (Mahasiswa Program Studi Bioteknologi), Siti Fadilah (Mahasiswa Program Studi Bioteknologi) dengan Inovasi Teknologi Pengubah Air Bersih menjadi Air Tawar berbasis Zeolite.

            Imam Munandar, S.Pt., M.Si menyampaikan rasa bangganya atas prestasi yang diraih oleh Dosen dan Mahasiswa FITH UTS. “Ini merupakan prestasi yang luar biasa dan membanggakan bagi Dosen dan Mahasiswa FITH,” kata Imam Munandar. “Prestasi ini menunjukkan bahwa FITH memiliki banyak potensi di bidang inovasi dan teknologi.”

            Imam Munandar, S.Pt., M.Si berharap prestasi ini dapat menjadi motivasi bagi Dosen dan Mahasiswa FITH UTS untuk terus berinovasi dan menciptakan teknologi-teknologi baru yang bermanfaat bagi masyarakat.

            “Di kegiatan ini membuat saya melihat orang-orang yang mempunyai begitu banyak inovasi orang-orang dengan pikiran out of the box dengan karya yang luar biasa. Dengan melihat karya tersebut secara langsung membuat saya yakin bahwa Sumbawa bisa berkembang dengan menggunakan ide-ide generasi muda. Saya berharap dengan melalui kegiatan ini banyak anak-anak muda yang lebih tertarik mengembangkan minat dan ide nya, dan Semoga kegiatan ini memiliki kelanjutan ke tingkat lebih tinggi.” Ucap Layyin Rahmad Shobirin (Mahasiswa Program Studi Bioteknologi).

]]>
https://fith.uts.ac.id/2024/07/12/dosen-dan-mahasiswa-fith-uts-raih-juara-pekan-inovasi-dan-teknologi-kabupaten-sumbawa-2024/feed/ 0
Selamat! TIM NANOHERBZ FITH berhasil mendapat Pendanaan P2MW 2024 https://fith.uts.ac.id/2024/05/18/selamat-tim-nanoherbz-fith-berhasil-mendapat-pendanaan-p2mw-2024/ https://fith.uts.ac.id/2024/05/18/selamat-tim-nanoherbz-fith-berhasil-mendapat-pendanaan-p2mw-2024/#respond Sat, 18 May 2024 06:11:17 +0000 https://fith.uts.ac.id/?p=7968

Sumbawa (UTS) – Program Pembinaan Mahasiswa Wirausaha (P2MW) 2024 merupakan program yang diselenggarakan oleh Direktorat Pembelajaran dan Kemahasiswaan (Belmawa), Ditjen Dikti Ristek, Kemdikbud Ristek yang dirancang untuk memperkuat ekosistem kewirausahaan di perguruan tinggi. Program ini mencakup serangkaian pendanaan, pembinaan, pendampingan, dan pelatihan wirausaha bagi mahasiswa. Tim NANOHERBZ dari Fakultas Ilmu dan Teknologi Hayati (FITH) Universitas Teknologi Sumbawa (UTS) menjadi salah satu tim yang berhasil lolos pendanaan dalam kompetisi ini.

            Tim NANOHERBZ beranggotakan 5 Mahasiswa yang berasal dari Program Studi Bioteknologi, yaitu Salsabilla Nur Fitrinnisa (Ketua tim) Putri Ulansari (Anggota), Bulan Rimadanta (Anggota), Iin Indriani (Anggota) dan Laeli Sukmawati (Anggota), dengan Dosen Pembimbingnya yaitu Izzul Islam, M.Sc.Eng. Tim ini mengusung tema fabrikasi nanogel berbahan minyak sumbawa dengan pendekatan nanoteknologi. Harapannya, ada diversifikasi produk lokal minyak sumbawa menjadi produk lain dan meningkatkan khasiat bahannya. Produk NANOHERBZ minyak sumbawa selain bertujuan untuk meningkatkan nilai ekonomi produk dan masyarakat dari diversifikasi produk minyak sumbawa , juga memiliki tujuan berkelanjutan dimana memberdayakan komunitas lokal, mempertahankan kekayaan warisan herbal daerah mendukung pengelolaan lingkungan

Tim NANOHERBZ mengungkapkan rasa senangnya atas pencapaian ini. “Harapan kami pastinya, dengan pendanaan bisa membantu dalam mengembangkan inovasi produk lokal dengan keilmuan yang kami pelajari di Bioteknologi, kami juga berharap produk lokal nanogel minyak sumbawa ini bisa dikenal lebih luas lagi dan bisa lolos ke tahap selanjutnya di KMI Award P2MW”. Salsabilla Nur Fitrinnisa menceritakan proses yang ia lalui untuk dapat sampai di tahap tersebut. “Bentuk tim yang solid dengan visi misi dan komitmen, kemudian bagi tugas dengan sebaik mungkin sehingga dalam penyusunan proposal akan lebih mudah” . Salsabilla Nur Fitrinnisa juga menekankan pentingnya teamwork dan time management dalam menghadapi kendala karena angkatan yang berbeda antar anggota tim.

            Pada tahap selanjutnya tim NANOHERBZ ini akan mempresentasikan hasil usahanya di hadapan peserta P2MW se-Indonesia dalam ajang Kewirausahaan Mahasiswa Indonesia (KMI) Expo yang diadakan pada bulan Oktober 2024.

]]>
https://fith.uts.ac.id/2024/05/18/selamat-tim-nanoherbz-fith-berhasil-mendapat-pendanaan-p2mw-2024/feed/ 0
Tim PKM-RE FITH UTS Raih Pendanaan untuk Riset Profil Fitokimia Berbasis Etnomedisin dan Uji Potensi Racikan Repusit https://fith.uts.ac.id/2024/05/12/tim-pkm-re-fith-uts-raih-pendanaan-untuk-riset-profil-fitokimia-berbasis-etnomedisin-dan-uji-potensi-racikan-repusit/ https://fith.uts.ac.id/2024/05/12/tim-pkm-re-fith-uts-raih-pendanaan-untuk-riset-profil-fitokimia-berbasis-etnomedisin-dan-uji-potensi-racikan-repusit/#respond Sun, 12 May 2024 00:30:45 +0000 https://fith.uts.ac.id/?p=7962 Sumbawa (UTS) — Tim PKM-RE Fakultas Ilmu dan Teknologi Hayati (FITH) Universitas Teknologi Sumbawa (UTS) lolos pendanaan Program Kreativitas Mahasiswa Riset Eksakta (PKM-RE) 2024. Tim tersebut terdiri dari lima mahasiswa Program Studi Bioteknologi dan Program Studi Konservasi Sumber Daya Alam (KSDA). Mereka adalah Adelya Riski Muntari Mahasiswa Prodi Bioteknologi, Wulan Sari Mahasiswa Prodi Bioteknologi, Layyin Rahmad Sobirin Mahasiswa Prodi Bioteknologi, Khalidan Mahasiswa Prodi KSDA dan Nanang Dwi Nanda Mahasiswa Prodi KSDA dengan Dosen Pembimbing Lili Suharli, M.Pd Dosen Prodi Bioteknologi.

            Judul PKM yang berhasil mereka dapatkan adalah “Profil Fitokimia Berbasis Etnomedisin dan Uji Potensi Racikan Repusit (Creambath Khas Sumbawa) untuk Melestarikan Pengobatan Tradisional Suku Sumbawa”. Proyek yang diusung oleh kelompok ini bertujuan untuk sebagai sumber informasi pertama profil fitokimia dan efektivitas dalam penyembuhan penyakit dari bahan racikan repusit yang dapat digunakan untuk penelitian berikutnya yang berkaitan dan sebagai informasi mengenai pengetahuan pengobatan tradisional Sumbawa yang berbasis etnomedisin.. Penelitian ini menjadi langkah strategis untuk melestarikan pengobatan tradisional Suku Sumbawa.

            ”Untuk topik yang diteliti adalah mengenai bagaimana mengetahui profil fitokimia dari bahan racikan repusit serta aktivitas antioksidan, antibakteri, dan antijamur dalam racikan repusit dan mengetahui tanaman obat repusit berbasis etnomedisin suku Samawa,” tutur Adelya Riski Muntari Ketua dari PKM-RE FITH.

Pengetahuan masyarakat tentang khasiat dari racikan repusit ini hanya secara empiris atau pengalaman pribadi masyarakat Sumbawa dan belum terbukti secara ilmiah. Selain itu, adanya perkembangan budaya dan IPTEK menyebabkan pengobatan tradisional repusit hampir ditinggalkan dan sedikit sumber informan repusit. Oleh karenanya, eksplorasi pengetahuan lokal berbasis etnomedisin dan tumbuhan obat perlu dilakukan untuk memperoleh profil fitokimia dan efek farmakologi dari berbagai racikan repusit dalam pengobatan tradisional.

Berdasarkan pemahaman tersebut, maka perlu dilakukan riset untuk mengetahui kandungan senyawa metabolit sekunder dengan melakukan analisis LC-MS/MS, analisis aktivitas antioksidan, antijamur, dan antibakteri dalam racikan repusit sehingga kedepannya dapat berpotensi untuk menjadi obat tradisional yang terstandarisasi dan dipercaya secara luas sebagai alternatif penyembuhan penyakit, serta melestarikan pengetahuan dan warisan budaya suku Samawa.

Adelya Riski Muntari menyatakan, “Kalau kita hanya mencoba hal yang yang sudah biasa kita lakukan kita gak akan berkembang, mulai cari ide untuk melakukan hal baru untuk mencoba jadi lebih baik lagi. Mengikuti PKM merupakan hal yang unexpected untuk kita bertahan sampai lolos pendanaan tetapi quotes usaha tidak menghianati hasil itu benar adanya, berani mencoba tidak ada yang tidak mungkin karena langkah pertama adalah hal kecil tapi susah direalisasikan. Jangan menjadikan orang lain sebagai acuan berfokus untuk meningkatkan kualitas diri.”

]]>
https://fith.uts.ac.id/2024/05/12/tim-pkm-re-fith-uts-raih-pendanaan-untuk-riset-profil-fitokimia-berbasis-etnomedisin-dan-uji-potensi-racikan-repusit/feed/ 0
Kembali Berprestasi, Mahasiswa FITH UTS Lolos PKM-PM https://fith.uts.ac.id/2024/04/26/kembali-berprestasi-mahasiswa-fith-uts-lolos-pkm-pm/ https://fith.uts.ac.id/2024/04/26/kembali-berprestasi-mahasiswa-fith-uts-lolos-pkm-pm/#respond Fri, 26 Apr 2024 04:52:09 +0000 https://fith.uts.ac.id/?p=7956 Sumbawa (UTS) – Pada tahun ini, Dikti kembali mengadakan Pekan Kreativitas Mahasiswa (PKM) sebagai upaya membimbing mahasiswa menjadi pribadi yang tahu dan taat aturan, kreatif dan inovatif, serta objektif, kooperatif dalam membangun keragaman intelektual. Kelompok mahasiswa Fakultas Ilmu dan Teknologi Hayati (FITH) Universitas Teknologi Sumbawa (UTS) juga ikut serta mengikuti program tersebut dan berhasil lolos dalam Program Kreativitas Mahasiswa bidang Pengabdian kepada Masyarakat (PKM-PM).

            Kelompok tersebut terdiri Fatimah Adiba (Mahasiswa Program Studi Konservasi Sumber Daya Alam) selaku ketua kelompok, Wahyunita (Mahasiswa Program Studi Bioteknologi), Shobrina (Mahasiswa Program Studi Konservasi Sumber Daya Alam), dan Firmanzah (Mahasiswa Program Studi Peternakan) berhasil lolos PKM 8 Bidang Dikti Vokasi 2024. Kelompok tersebut mengusung judul ”Green Economy” Pelatihan Pembuatan Produk Hasil Hutan dan Marketing E-Commerce Bagi Kelompok Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Desa Pernek untuk mewujudkan Desa konservasi. Penyusunan proposal tersebut dibimbing langsung oleh Abdul Azis, S.Si., M.Si, Dosen Program Studi Konservasi Sumber Daya Alam, FITH

            Fatimah Adiba sebagai ketua kelompok mengatakan bahwa inovasi tersebut berawal dari melimpahnya sumber daya alam yang cukup baik di Desa Pernek, namun belum ada sentuhan teknologinya sehingga value hasil hutan Desa Pernek belum optimal.

“Tentunya itu karena dari potensi hasil hutan non kayu di KPH Batulanteh yang tinggi adalah sumber pendapatan baru bagi warga Desa Pernek, seperti madu hutan, kopi, buah- buahan dan lain sebagainya dengan sistem agroforestri. Hanya baru satu hasil hutan yang dapat dihasilkan, yaitu madu hutan yang dijual secara langsung kepada pembeli tidak tetap (konsumen insidental)” ujar Adiba.

            Melimpahnya hasil hutan di Desa Pernek, akan tetapi kurangnya pemanfaatan hasil sumber daya alam di Desa Pernek, juga inovasi yang masih rendah, sehingga warga Desa Pernek mencari sumber alternatif ekonomi yang dianggap lebih prosfektif, yaitu jagung dengan memperluas area tanam hingga melakukan perambahan hutan KPH Batulanteh secara ilegal.

“Maka dari itu tim PKM “Green Economy” melakukan diskusi dengan para kelompok Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) untuk menemukan sebuah solusi. Kemudian sepakat untuk memanfaatkan hasil hutan untuk diolah menjadi aneka produk dan Marketing E-Commerce untuk untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi dan taraf hidup masyarakat Desa Pernek,” tutur Adiba.

            Adiba mengungkapkan bahwasanya pemilihan memanfaatkan hasil hutan tersebut bukanlah tanpa alasan. Selain karena hasil hutan Desa Pernek ini memiliki hasil sumber daya alam yang lain yang cukup baik, Desa tersebut bersinggungan langsung dengan hutan KPH Batulanteh.

            Adiba bersama tim berharap adanya PKM PM ini dapat menambah wawasan terkait pemanfaatan produk hasil hutan dan marketing E-Commerce,. Lebih lanjut, mampu meningkatkan skill dalam berwirausaha, menciptakan wirausahawan yang mampu bersaing dalam bidang ekonomi, dan dapat membantu perekonomian warga sekitar.

“Dari PKM PM ini kita, khususnya saya banyak belajar hal baru. Sesuatu yang terkadang tidak saya lihat menjadi hal yang menarik untuk saya perhatikan. Semoga adanya PKM ini dapat menjadi gambaran bagi teman-teman FITH lainnya untuk mengikuti PKM tahun depan. Jangan pernah takut gagal untuk mencoba, teruslah berinovasi dan tunjukkan aksi kalian,” ucap Adiba.

“Pulau Sumbawa ini sebenarnya daerah kaya, namun belum dimanfaatkan secara maksimal, sehingga untuk kegiatan ekonomi bertumpu pada sektor pertanian monokultur jagung yang kadang berdampak negatif terhadap ekosistem hutan. Untuk memberikan alternatif sumber pendapatan, kami hadir menjadi pionir perubahan dengan memanfaatkan hasil hutan non kayu yang dikemas modern dan metode marketing kekinian agar meningkatkan pertumbuhan ekonomi dan taraf hidup masyarakat Desa Pernek.” Ucap Abdul Azis, S.Si., M.Si Dosen Pembimbing PKM-PM.

]]>
https://fith.uts.ac.id/2024/04/26/kembali-berprestasi-mahasiswa-fith-uts-lolos-pkm-pm/feed/ 0
Lolos Pendanaan PPK Ormawa UTS 2024, Mahasiswa Peternakan UTS Memanfaatkan Potensi Limbah Kulit Kopi di Desa Tepal https://fith.uts.ac.id/2024/04/07/lolos-pendanaan-ppk-ormawa-2024-mahasiswa-peternakan-uts-memanfaatkan-potensi-limbah-kulit-kopi-di-desa-tepal/ https://fith.uts.ac.id/2024/04/07/lolos-pendanaan-ppk-ormawa-2024-mahasiswa-peternakan-uts-memanfaatkan-potensi-limbah-kulit-kopi-di-desa-tepal/#respond Sun, 07 Apr 2024 00:37:40 +0000 https://fith.uts.ac.id/?p=7867

Sumbawa (UTS) – Mahasiswa yang tergabung dalam tim Program Penguatan Kapasitas Organisasi Mahasiswa (PPK Ormawa) Himpunan Mahasiswa Peternakan (HIMASTER) Fakultas Ilmu dan Teknologi Hayati (FITH) Universitas Teknologi Sumbawa (UTS) memanfaatkan potensi limbah kulit kopi di Desa Tepal.

            Dalam hal ini, Himpunan Mahasiswa Peternakan (HIMASTER UTS) memanfaatkan program tersebut dengan tujuan selain mengembangkan soft skill dari SDM himpunan, juga memiliki tujuan menambah jejaring, pengalaman dan pengabdian mahasiswa kepada masyarakat, selain itu juga tujuan mulia kami memanfaatkan potensi lokal yang melimpah yang tidak di gunakan yaitu Limbah Kopi (Kulit). Limbah kulit kopi tepatnya di desa tepal yang merupakan desa sekaligus tempat sumber utama kopi di Kabupaten Sumbawa.

            Gilang Rizki Putra, ketua tim PPK Ormawa HIMASTER mengatakan, tujuan dari yang mereka lakukan untuk menambah jejaring, pengalaman dan pengabdian mahasiswa kepada masyarakat, selain itu juga tujuan mulia kami memanfaatkan potensi lokal yang melimpah yang tidak di gunakan yaitu Limbah Kopi (Kulit).

“Kita juga ingin, publik menjadi tahu potensi Limbah Kulit Kopi itu apa dan sebagainya. Tidak hanya bagi publik, masyarakat sekitar pun bisa mengetahui potensi Kulit Limbah Kopi ini di Desa Tepal dapat dijadikan sebagai pakan ternak berupa silase yang dibuat melalui proses fermentasi.” katanya.

            Apalagi, tambahnya, Desa Tepal merupakan sebuah desa yang tradisional karena berjarak 67 km dari Kota Sumbawa Besar.

            Ketua HIMASTER, Gilang Rizki Putra mengatakan potensi Kulit Limbah Kopi yang mereka buat dibranding dengan nama Fermentasi Limbah Kopi menjadi Pakan Silase (Fermenliko) yang memiliki dua tujuan serta manfaat antara lain 1) memperbaiki nutrisi ternak, 2) mengurangi produksi gas metan yang dihasilkan oleh ternak dengan memanfaatkan kandungan polifenol dalam limbah kopi, 3) memanfaatkan kelestarian alam dengan memanfaatkan limbah tersebut sebagai pakan ternak sehingga tidak terjadinya pencemaran lingkungan, 4) penerapan teknologi yang mudah sehingga masyarakat bisa melakukan atau memproduksi sendiri. “Fermenliko ini masih dalam tahap pembuatan dan akan kami gunakan dalam waktu dekat bersama perangkat desa,” ucap Gilang.

            Dalam suatu kegiatan tentu adanya suatu kendala-kendala yang mereka alami yang dimana jarak tempuh yang dilalui cukup jauh, dan faktor cuaca yang tidak dapat diprediksi dengan kondisi jalan yang cukup ekstrim karna melalui kaki gunung.

            ”Keikutsertaan HIMASTER UTS dalam program PPK ormawa ini merupakan suatu kemajuan bagi HIMASTER dalam mengembangkan potensi berdasarkan apa yang dipelajari sebab ini pengalaman pertama bagi HIMASTER dalam mengikuti program sejenis dan juga merupakan sebuah suatu kebanggaan tersendiri bagi HIMASTER UTS ketika suatu saat kegiatan ini terlaksana. Kemudian saya harap ini merupakan langkah awal bagi HIMASTER UTS dalam melakukan pengabdian sehingga harapan saya untuk seluruh pengurus HIMASTER tetap memberikan support satu sama lain dengan tujuan tercapainya kata satu kata satu tujuan.” Ucap Gilang Ketua HIMASTER UTS.

]]>
https://fith.uts.ac.id/2024/04/07/lolos-pendanaan-ppk-ormawa-2024-mahasiswa-peternakan-uts-memanfaatkan-potensi-limbah-kulit-kopi-di-desa-tepal/feed/ 0
Dalam Rangka Menyongsong Indonesia Emas 2045, HIMASTER UTS menyelenggarakan kegiatan Inovasi Pangan Cegah Stunting https://fith.uts.ac.id/2024/03/14/dalam-rangka-menyongsong-indonesia-emas-2045-himaster-uts-menyelenggarakan-kegiatan-inovasi-pangan-cegah-stunting/ https://fith.uts.ac.id/2024/03/14/dalam-rangka-menyongsong-indonesia-emas-2045-himaster-uts-menyelenggarakan-kegiatan-inovasi-pangan-cegah-stunting/#respond Thu, 14 Mar 2024 00:46:31 +0000 https://fith.uts.ac.id/?p=7831

Sumbawa (UTS) – Stunting merupakan permasalahan gizi yang mengganggu kualitas anak Indonesia. Stunting menyebabkan gagalnya tumbuh kembang pada seorang anak sehingga menimbulkan dampak negatif jangka panjang yang tidak hanya dirasakan anak tetapi juga pada keluarganya. Kegiatan Kampanye Stunting tersebut dilaksanakan di Desa Marga Karya, Moyo Hulu.

            Kampanye Stunting ini diharapkan mampu meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap dampak buruk stunting pada pertumbuhan anak. Pengetahuan yang luas tentang pentingnya gizi seimbang dan perawatan yang baik dapat membantu mencegah stunting, sehingga upaya sosialisasi ini sangat relevan dan mendesak.

            Maka dari itu Himpunan Mahasiswa Peternakan (HIMASTER) dari Program Studi Peternakan Fakultas Ilmu dan Teknologi Hayati (FITH) Universitas Teknologi Sumbawa (UTS) bersama UPT Puskesmas Moyo Hulu menggelar kegiatan Inovasi Pangan Cegah Stunting di Desa Marga Karya, Moyo Hulu yang dibuka langsung oleh Ketua Program Studi Peternakan Imam Munandar, S.Pt., M.Si.

            Dalam sambutannya, Imam Munandar, S.Pt., M.Si memberi Apresiasi tertinggi kepada HIMASTER dan UPT Puskesmas Moyo Hulu yang telah menginisiasi kegiatan Inovasi Pangan Cegah Stunting. Langkah ini menandakan komitmen HIMASTER dan UPT Puskesmas Moyo Hulu, dalam mengatasi masalah kesehatan masyarakat. Dukungan penuh dari UPT Puskesmas Moyo Hulu menjadi hal positif dalam menanggulangi stunting.

            Lanjut Imam Munandar, S.Pt., M.Si menjelaskan bahwa para masyarakat yang hadir dapat menjadi agen perubahan di lingkungannya. Dengan pemahaman mendalam, mereka bisa mengedukasi dan membimbing orang di sekitarnya untuk memberikan perhatian khusus terhadap gizi anak dan pencegahan stunting.

            Selain itu, Imam Munandar, S.Pt., M.Si mengemukakan Pentingnya pengawasan dan perhatian terhadap anak-anak dalam pencegahan stunting perlu diaktualisasikan oleh masyarakat, termasuk masyarakat sosialisasi. Keterlibatan aktif dalam memastikan anak-anak mendapatkan nutrisi yang memadai akan menjadi langkah konkret dalam mewujudkan generasi yang sehat. 

            Pada kegiatan ini, adapun disampaikan materi oleh Sahriyanti, Ph.D dengan materi Pentingnya Pangan Cegah Stunting, kemudian Ika Fitriani, Amd.Gz dengan materi Nutrisi dan Tumbuh Kembang Anak.

            ”Kegiatan penyuluhan tersebut merupakan kegiatan yang dilakukan oleh Mahasiswa Prodi Peternakan dengan tema Inovasi Pangan Cegah Stunting, hal ini tentu atas dasar dari perhatian teman-teman Prodi Peternakan terhadap kondisi atau kasus stunting di Sumbawa khususnya di Marga Karya. Pesan Untuk para mahasiswa tetap semangat dan tetap melakukan kegiatan dengan unsur Tri Darma Perguruan Tinggi. Untuk para warga perhatikan pola makan dan ubah dengan mengutamakan memakan vegetarian” Ucap Gilang Rizki Putra Mahasiswa Prodi Peternakan.

            ”Dari acara kampanye Inovasi Pangan Cegah Stunting sangat meninggalkan kesan yang mendalam buat kami para panitia, karena memang kegiatan tersebut merupakan kegiatan pertama kita yang berinteraksi langsung dengan masyarakat. Saat melihat senyuman dan antusias dari para masyarakat dan anak-anak Desa Marga Karya seperti menjadi penyemangat sekaligus obat dari rasa capek kita juga. Pesan Saya, semoga dengan di adakannya kegiatan Inovasi Pangan Cegah Stunting, masyarakat Marga Karya jadi bisa lebih sadar dengan pentingnya pangan yang di konsumsi. Semoga kita juga bisa melanjutkan penyuluhan ke desa-desa yang lain juga.” Ucap Zulhija Iin Febriana Mahasiswa Prodi Peternakan.

]]>
https://fith.uts.ac.id/2024/03/14/dalam-rangka-menyongsong-indonesia-emas-2045-himaster-uts-menyelenggarakan-kegiatan-inovasi-pangan-cegah-stunting/feed/ 0
Keren! Prodi Peternakan UTS Olah Limbah Organik Menjadi  Pupuk Kompos https://fith.uts.ac.id/2024/02/18/keren-prodi-peternakan-uts-olah-limbah-organik-menjadi-pupuk-kompos/ https://fith.uts.ac.id/2024/02/18/keren-prodi-peternakan-uts-olah-limbah-organik-menjadi-pupuk-kompos/#respond Sun, 18 Feb 2024 03:03:30 +0000 https://fith.uts.ac.id/?p=7674

Sumbawa (UTS) – Dosen Program Studi Peternakan Fakultas Ilmu dan Teknologi Hayati (FITH) Universitas Teknologi Sumbawa (UTS) Imam Munandar, S.Pt., M.Si serta Husni, S.Pt., M.Si, memberikan pelatihan pembuatan pupuk kompos berbahan limbah organik, kepada Mahasiswa Prodi Peternakan, Prodi Bioteknologi dan Civitas Sumbawa Technopark (STP).

         “Program ini diharapkan menjadi alternatif masyarakat untuk mengatasi permasalahan pupuk,” kata Husni, S.Pt., M.Si selaku Dosen Prodi Peternakan. Pupuk memiliki peran penting dalam pertumbuhan dan perkembangan tanaman, sehingga produksi bisa meningkat.

         Sejauh ini pengolahan limbah organik menjadi pupuk kompos masih belum merata. Selain itu juga adanya sisa sampah organik dari kegiatan rumah tangga juga sangat potensial untuk dimanfaatkan. Sehingga salah satu alternatif untuk mengatasi hal tersebut di UTS yang bisa dilakukan saat ini adalah pembuatan pupuk kompos dari limbah-limbah organik yang dihasilkan oleh civitas UTS.

         “Limbah organik yang bisa dimanfaatkan seperti sampah organik rumah tangga, kotoran ternak, sisa-sisa pertanian dan limbah organik lainnya,” kata Husni, S.Pt., M.Si.

         Prodi Peternakan UTS juga bekerjasama dengan salah satu pihak dari STP yaitu Manager Operasional STP Burhanuddin sebagai penyedia tempat dilakukannya program tersebut. Pada kegiatan ini dimulai dari tahap pengenalan dan persiapan bahan, praktek pembuatan, MOL (cairan pengurai sampah) tanpa bahan kimia, dan praktek pengaplikasian MOL ke sampah yang udah diurai.

         Kemudian setelah semua tercampur, Pupuk Organik dimasukkan kedalam plastik kemasan yang dimana akan di fermentasikan selama beberapa hari kemudian dimanfaatkan sebagai solusi kelangkaan pupuk tetapi juga bisa mengatasi permasalahan lingkungan seperti sampah organik.

]]>
https://fith.uts.ac.id/2024/02/18/keren-prodi-peternakan-uts-olah-limbah-organik-menjadi-pupuk-kompos/feed/ 0
LSCE Regional NTB Sukses dilaksanakan https://fith.uts.ac.id/2024/02/11/lsce-regional-ntb-sukses-dilaksanakan/ https://fith.uts.ac.id/2024/02/11/lsce-regional-ntb-sukses-dilaksanakan/#respond Sun, 11 Feb 2024 01:37:35 +0000 https://fith.uts.ac.id/?p=7666

Sumbawa (UTS) – Dalam rangka memperkenalkan Fakultas Ilmu dan Teknologi Hayati (FITH) Universitas Teknologi Sumbawa (UTS) khususnya kepada siswa SMA/sederajat, mahasiswa FITH menyelenggarakan kegiatan Life Sciences Competition and Expo (LSCE). Kegiatan LSCE ini terdiri dari 4 mata lomba yaitu, E-Sport, Fotografi, Essay Competition, dan Lomba Karya Tulis Ilmiah (LKTI). Kegiatan mata lomba Essay Competition dan LKTI telah dimulai dengan dilakukan seleksi lalu presentasi essay dan LKTI di tanggal 30 Januari 2024 secara online melalui zoom meeting untuk menyeleksi masing-masing 10 dan 5 kandidat dan tim terbaik yang akan kembali presentasi secara offline di Kampus UTS pada tanggal 4 Februari 2024. 

         Adapun rangkaian acara puncaknya dilaksanakan pada hari Sabtu-Senin, 3-5 Februari 2024 di Ruang Publik Kreatif (RPK) UTS, yang diawali dengan acara Pembukaan di Sabtu pagi dilanjutkan dengan kegiatan E-Sport siangnya. Hari kedua dilanjutkan dengan presentasi 10 besar peserta lomba LKTI dan Essay Competition, dan diakhiri dengan acara Penutupan dan Pengumuman Pemenang di hari ketiganya, yang dilaksanakan di Gedung Integreted Laboratory UTS.

         “Tahap pertamanya, penilaian karya essay untuk mendapat 10 besar, kemudian presentasi online untuk mendapatkan 5 besar dan 5 besar ini melakukan presentasi offline untuk mendapatkan 3 besar, ini ttahapannya sama kayak LKTI juga. Untuk lomba Fotografi, yang dinilai oleh juri adalah jumlah like di media sosial Instagram FITH“, ucap Layyin Rahmad Shobirin, Ketua Panitia Pelaksana LSCE. Ia menambahkan, “Kegiatan LSCE ini dilaksanakan dengan tujuan selain untuk memperkenalkan FITH UTS, juga untuk menumbuh-kembangkan budaya kompetitif di kalangan siswa SMA/sederajat, serta meningkatkan wawasan pengetahuan, kemampuan, kreativitas dan kerja keras dalam menguasai sains dan teknologi. Selain itu, rangkaian penyelenggaraan kegiatan ini merupakan sarana belajar dan latihan khususnya bagi panitia, yang dengan penuh perjuangan menyiapkan acara ini dengan banyak suka duka yang dihadapi, banyak masalah dan drama diantara sesama panitia. Tapi hal itu sudah menjadi biasa selama kami menjadi panitia menyiapkan acara ini, Alhamdulilah bisa dilalui bersama dan akhirnya acaranya terlaksana dengan baik. LSCE 2024 menurut Saya pribadi memang keren bangett siih…”.

         Peserta mata lomba LKTI diikuti sebanyak 38 orang (19 orang berasal dari Kabupaten Sumbawa, 17 orang berasal dari Kabupaten Sumbawa Barat dan 2 orang berasal dari Kota Mataram). Untuk mata lomba Essay diikuti oleh sebanyak 21 orang peserta (11 orang berasal dari Sumbawa dan 10 orang berasal dari Sumbawa Barat). Mata lomba Fotografi diikuti oleh 9 orang peserta (7 orang berasal dari Sumbawa dan 2 orang berasal dari Sumbawa Barat Sumbawa). Mata lomba E-Sport diikuti oleh ada 27 orang peserta (10 orang berasal dari Sumbawa dan 17 orang berasal dari Sumbawa Barat), sehingga total jumlah peserta yang ikut dalam kegiatan LSCE ini ada 95 orang yang berasal dari 3 kabupaten/kota di atas.

         Di hari terakhir rangkaian acara, juga diadakannya Expo yang memamerkan produk-produk yang dihasilkan oleh mahasiswa dan dosen FITH dari kegiatan penelitian, praktikum dan mengikuti lomba-lomba. Keluar sebagai pemenang lomba, Juara 1 LKTI dimenangkan oleh MAN 2 Mataram, Juara 2 oleh SMAN 2 Taliwang, dan Juara 3 oleh SMAN 1 Seteluk. Untuk mata lomba Essay Competition, Juara 1 dimenangkan oleh SMAN 1 Taliwang, Juara 2 oleh SMAN 1 Moyo Utara, dan Juara 3 oleh SMAN 1 Taliwang. Mata lomba Fotografi, Juara 1 diraih oleh SMA Dea Malela, Juara 2 oleh SMAN 1 Brang Rea, dan Juara 3 oleh SMKN 1 Tarano. Terakhir pemenang mata lomba E-Sport diraih oleh SMAN 1 Taliwang Tim B untuk Juara 1, Juara 2 oleh SMAN 1 Taliwang Tim A, dan Juara 3 oleh SMAN 1 Empang. Adapun Juara Umum pada kegiatan LSCE ini diraih oleh SMAN 1 Taliwang.

]]>
https://fith.uts.ac.id/2024/02/11/lsce-regional-ntb-sukses-dilaksanakan/feed/ 0