Dosen – Fakultas Ilmu dan Teknologi Hayati https://fith.uts.ac.id Universitas Teknologi Sumbawa Thu, 22 Aug 2024 07:21:45 +0000 id hourly 1 https://wordpress.org/?v=7.0 https://fith.uts.ac.id/wp-content/uploads/2021/06/cropped-UTS-1000-Universal-Square-Color-32x32.png Dosen – Fakultas Ilmu dan Teknologi Hayati https://fith.uts.ac.id 32 32 Workshop Implementasi Project Base Learning dan Case Base Learning pada Kurikulum MBKM bagi Dosen di Lingkungan Fakultas Ilmu dan Teknologi Hayati https://fith.uts.ac.id/2024/08/22/workshop-implementasi-project-base-learning-dan-case-base-learning-pada-kurikulum-mbkm-bagi-dosen-di-lingkungan-fakultas-ilmu-dan-teknologi-hayati/ https://fith.uts.ac.id/2024/08/22/workshop-implementasi-project-base-learning-dan-case-base-learning-pada-kurikulum-mbkm-bagi-dosen-di-lingkungan-fakultas-ilmu-dan-teknologi-hayati/#respond Thu, 22 Aug 2024 07:08:48 +0000 https://fith.uts.ac.id/?p=8492

Sumbawa (UTS) – Program Studi Bioteknologi Fakultas Ilmu dan Teknologi Hayati (FITH) Universitas Teknologi Sumbawa (UTS) menyelenggarakan Workshop Implementasi Project Base Learning dan Case Base Learning pada Kurikulum MBKM. Acara ini dilaksanakan di Meeting Room Kaloka Airport Hotel Sumbawa, Jum’at (16/08/2024) yang dihadiri oleh Dekan FITH Maya Fitriana, Ph.D., Wakil Dekan FITH Riri Rimbun Anggih Chaidir, M.Sc., Ketua Prodi Bioteknologi Adelia Elviantari, S. Biotek., M.Si., Dosen Prodi Bioteknologi dan Dosen lainnya di lingkungan FITH UTS, serta Emsal Yanuar, M.Si., Kepala Sub-Direktorat Pengembangan Inovasi Akademik ikut hadir dalam kegiatan ini.

            Pelatihan ini mendatangkan Lidya Kristiani, S.Si., Ph.D, dosen dari Faculty of Biomedicine, Indonesia International Institute for Life Sciences (I3L) sebagai pemateri. Adapun materi 1 yang dibahas yaitu Project Based Learning beserta perangkatnya (RPS, Rencana Tugas, dan Rubrik Penilaian), kemudian materi 2 yaitu membahas tentang Case Based Learning beserta perangkatnya (RPS, Rencana Tugas, dan Rubrik Penilaian).

                Selaku Ketua Program Studi Bioteknologi, Adelia Elviantari, S. Biotek., M.Si. mengharapkan melalui kegiatan pelatihan ini peserta mampu mengimplementasikan metode pembelajaran menggunakan kedua metode tersebut. Case Based Learning merupakan model pembelajaran partisipatif berbasis diskusi yang dimaksudkan untuk memecahkan kasus atau masalah. Penerapan model ini akan membantu mahasiswa mengasah dan meningkatkan keterampilan berpikir kritis untuk memecahkan masalah, kemampuan berkomunikasi, berkolaborasi, dan kreativitas.

            Sedangkan, Project Based Learning merupakan salah satu model pembelajaran yang dewasa ini menjadi sesuatu yang sangat diharapkan dapat diterapkan dalam setiap pembelajaran di Perguruan Tinggi. Metodel pembelajaran Project Based Learning ing ditujukan untuk meningkatkan kemampuan softskill mahasiswa dalam memecahkan persoalan yang seringkali dihadapi dalam kehidupan nyata.

            Workshop pembelajaran berbasis Case Based Learning dan Project Based Learning diselenggarakan Program Studi Bioteknologi guna memaksimalkan dosen dalam menyusun model pembelajaran dalam proses belajar mengajar pada Fakultas Ilmu dan Teknologi Hayati Universitas Teknologi Sumbawa. Sehingga dosen mendapatkan tambahan pengetahuan serta memudahkan mahasiswa untuk memahami materi yang disampaikan dosen.

“Melalui workshop ini, diharapkan peserta mampu meningkatkan kemampuan dan keterampilan dalam menyusun perangkat pembelajaran inovatif kreatif dengan menggunakan model Case Based Learning dan Project Based Learning,” ujar Adelia Elviantari, S. Biotek., M.Si.

Sementara itu, saat membuka acara, Ketua Program Studi Bioteknologi, Adelia Elviantari, S. Biotek., M.Si., mengatakan bahwa dirinya turut senang dengan workshop yang digelar oleh Prodi Bioteknologi ini karena memiliki kontribusi dalam pengembangan kompetensi dosen dalam merancang pembelajarannya berdasarkan model pembelajaran yang tepat serta sesuai kondisi perkembangan zaman.

Pembelajaran Case Method dan Project Based Learning ini diharapkan bisa menjadikan mahasiswa agar lebih kreatif, inovatif dan mengembangkan kemampuan critical thinking.

” Workshop penyusunan RPS berdasarkan proyek dan studi kasus adalah kegiatan yang cukup menantang. Sebagai dosen baru, kegiatan ini sangat dibutuhkan untuk menghasilkan suasana kelas yang menyenangkan. Selain itu, harapan lain dari adanya kegiatan ini bisa menjadi inspirasi pengelolaan kelas yang partisipatif serta kegiatan yang berpusat pada mahasiswa.” ucap Kurniawan Eka Putra, S.Biotek., M.Sc., Dosen Prodi Bioteknologi.

]]>
https://fith.uts.ac.id/2024/08/22/workshop-implementasi-project-base-learning-dan-case-base-learning-pada-kurikulum-mbkm-bagi-dosen-di-lingkungan-fakultas-ilmu-dan-teknologi-hayati/feed/ 0
Mengenalkan Bioteknologi 101 ke Siswa SMA/SMK Se Kab. Sumbawa dan Dompu Serta ASEAN Volunteers sambil Bermain di Alam https://fith.uts.ac.id/2024/08/15/mengenalkan-bioteknologi-101-ke-siswa-sma-smk-se-kab-sumbawa-dan-dompu-serta-asean-volunteers-sambil-bermain-di-alam/ https://fith.uts.ac.id/2024/08/15/mengenalkan-bioteknologi-101-ke-siswa-sma-smk-se-kab-sumbawa-dan-dompu-serta-asean-volunteers-sambil-bermain-di-alam/#respond Thu, 15 Aug 2024 06:56:38 +0000 https://fith.uts.ac.id/?p=8455

Sumbawa (UTS) – Fakultas Ilmu dan Teknologi Hayati (FITH) Universitas Teknologi Sumbawa (UTS) bekerjasama dengan Synthetic Biology Indonesia (SynbioID) dan Yayasan Sahabat Pedalamantelah sukses melaksanakan kegiatan “SERSI BRANG SAMAWA – Observasi Biodiversitas Bareng Sobat Sumbawa di Gedung Convention Hall UTS, Batu Alang, Nusa Tenggara Barat. Kegiatan yang berlangsung dari tanggal 7 hingga 9 Agustus 2024 ini bertujuan Mengenalkan Bioteknologi dengan cara yang menyenangkan untuk implementasi permasalahan di sekitar. Tahun ini, SynbioID dan FITH-UTS) kembali menyelenggarakan kegiatan pengenalan Bioteknologi untuk siswa SMA/SMK se Kabupaten Sumbawa dan Kabupaten Dompu. Yang paling special tahun ini adalah kehadiran sepuluh orang volunteer dari ASEAN Foundation yang diakomodir oleh Sahabat Pedalaman. Selain mndapatkan materi bioteknologi secara fun, peserta juga mendapatkan kesempatan untuk bertukar pengalaman dengan volunteer ASEAN yang berasal dari Cambodia, Brunei Darussalam, Malaysia, Thailand dan lain sebagainya.

SynbioID dan FITH-UTS berkomitmen untuk menginspirasi siswa-siswa Indonesia Timur dengan memperkenalkan Bioteknologi dan Biologi Sintetik melalui program-program yang implementatif sesuai dengan permasalahan atau peluang yang ada di sekitar dengan cara yang interaktif dan menyenangkan. Kegiatan ini memberikan pengalaman peserta pemahaman tentang bioteknologi dan hubungannya dengan kehidupan sehari-hari melalui kegiatan seminar dengan memaparkan contoh penerapan bioteknologi di industri, lingkungan, dan kesehatan. Untuk meningkatkan pemahaman teoritis peserta kemudian diberi pengalaman hands-on bioteknologi sederhana dengan menggunakan alat dan bahan yang ada di sekitarnya.  . Salah satu kegiatannya adalah peserta diajak ke Sungai, dijelaskan terkait potensi dan manfaat Sungai dari organisme hingga mikroorganisme yang ada di ekosistem Sungai serta mengobservasi menggunakan foldscope.

Tahun 2023, SynbioID dan FITH-UTS menyelenggarakan kegiatan dengan tema “River Clean Up: Hands on and workshop on SynBio application on plastic waste management yang dihadiri oleh 75 peserta untuk kegiatan selama tiga hari. Para peserta diberikan pemahaman terkait plastik (manfaat hingga dampak) serta alternatif pengolahan sampah plastik dengan pendekatan Biologi Sintetik. Kegiatan juga dilaksanakan di luar kelas yang dilakukan dengan observasi mikro plastik menggunakan foldscope di sungai Brang Biji yang kemudian diikuti dengan kegiatan pembersihan sungai. Hari terakhir, para peserta yang terbagi ke dalam beberapa kelompok kemudian mempresentasikan posternya tentang sampah plastik dan ditutup dengan ekstraksi DNA dari berbagai buah.

Kegiatan yang diselanggarakan tersebut mendapat feedback yang luar biasa karena baru pertama kali di Pulau Sumbawa dan pemahaman tentang Biteknologi dan Biologi Sintetik cukup awam untuk para peserta. Tahun ini, SynbioID dan FITH-UTS kembali akan menyapa siswa-siswi SMA/SMK se-pulau Sumbawa untuk diperkenalkan dengan Bioteknologi melalui observasi lingkungan sekitar dan eksplorasi potensi-potensi yang dapat dikembangkan.

            Hari pertama, Aktivitas indoor dimana Kelas pengenalan Biologi Sintetik yang disampaikan oleh Riri Rimbun Anggih Chaidir M.Sc, Dosen Program Studi Bioteknologi dan Aplikasinya Eksperimen isolasi mikroba dan ekstraksi DNA yang dibantu oleh anggota Synbio, kemudian hari ke-2, dilakukannya River clean up dan Pengambilan sampel air serta lumpur di sungai Global Village UTS, setelah dilakukannya River Clean Up para peserta kembali ke Gedung Convention Hall untuk melanjutkan Pembuatan baterai biologis DIY dari air sungai. Pada hari ke-3, para peserta membuat BioArt dari tanaman dan pengamatan proses mitosis di bawang yang langsung dibantu oleh anggota Synbio setelah kegiatan adanya sambutan Rektor UTS Hj. Niken Saptarini Widyowati, S.E., M.Sc, setelah itu  dilakukannya presentasi Poster oleh masing-masing kelompok. ”Selama di event ini adalah Saya sangat senang segala sesuatu yang diajarkan entah yaitu tentang teknologi dan juga tentang genetik, yaitu modifikasi genetik, Saya telah belajar banyak dari awal, dari pertama sampai akhir, bahkan Saya telah bersenang-senang yaitu meskipun dari eksperimen-eksperimen seperti membuat baterai, bahkan kita ke sungai untuk mencoba menggunakan alat foldscope, itu sangat-sangat menarik dan menyenangkan, bahkan dari sini kita diperkenalkan juga dengan orang-orang yang datang dari ASEAN dan kita juga bisa belajar bahasa inggris bersama mereka dan kami memiliki banyak teman dan kenalan baru yang bisa kami ajak berkomunikasi dan saling bekerjasama.” ucap Celvin Jaya Sinulingga siswa SMAN 3 Sumbawa Besar.

]]>
https://fith.uts.ac.id/2024/08/15/mengenalkan-bioteknologi-101-ke-siswa-sma-smk-se-kab-sumbawa-dan-dompu-serta-asean-volunteers-sambil-bermain-di-alam/feed/ 0
Yudisium FITH UTS, Luluskan 38 Mahasiswa Tahun Akademik 2023/2024 https://fith.uts.ac.id/2024/08/04/yudisium-fith-uts-luluskan-38-mahasiswa-tahun-akademik-2023-2024/ https://fith.uts.ac.id/2024/08/04/yudisium-fith-uts-luluskan-38-mahasiswa-tahun-akademik-2023-2024/#respond Sun, 04 Aug 2024 01:34:31 +0000 https://fith.uts.ac.id/?p=8336 Sumbawa (UTS) – Sebanyak 38 Mahasiswa Fakultas Ilmu dan Teknologi Hayati (FITH) Universitas Teknologi Sumbawa (UTS) resmi dinyatakan lulus dalam agenda Yudisium Program Sarjana Periode Semester Genap Tahun Akademik 2023/2024. Yudisium digelar di La Grande, Sumbawa, Kamis (07/08/2024).

            Agenda tersebut dihadiri Rektor UTS, Niken Saptarini Widyowati, S.E., M.Sc., Dekan FITH UTS, Maya Fitriana, Ph.D., serta sivitas akademika FITH UTS. Pada yudisium kali ini, FITH UTS meluluskan mahasiswa dari Program Studi (Prodi) S1 Bioteknologi sebanyak 25 mahasiswa dan Prodi S1 Peternakan 13 mahasiswa.

            Maya Fitriana, Ph.D. mengungkapkan rasa bahagianya atas terlaksananya acara yudisium FITH yang kali ini tidak hanya meluluskan mahasiswa Prodi Bioteknologi seperti pada semester-semester sebelumnya, namun yang spesial kali ini adalah juga meluluskan mahasiswa Prodi Peternakan untuk pertama kali yang menyusul dibuka pada tahun 2020 lalu. “Terima kasih kepada segenap dosen yang telah menjalankan perannya sehingga Kita sekarang dapat menyaksikan kelulusan mahasiswa Kita,” ungkap Maya Fitriana, Ph.D.

            Dalam acara yudisium ini, FITH memberikan apresisi kepada Lulusan Terbaik Bidang Akademik Periode Semester Genap TA 2023/2024 yang diperoleh oleh Hamidah Nur Aulia dengan IPK 3.92, predikat ”Dengan Pujian”, berasal dari Prodi Bioteknologi dan dari Prodi Peternakan diraih oleh Rindi Antika dengan IPK 3.94, predikat ”Dengan Pujian. Selain itu, Lulusan Terbaik Bidang Non-Akademik dari Prodi Bioteknologi diraih oleh Nayeng Githa Aiyodya Ayunda dengan IPK 3.82, predikat ”Dengan Pujian” dan Fahri Timura Astana Putra dengan IPK 3.81, predikat ”Dengan Pujian yang berasal dari Prodi Peternakan.

            Niken Saptarini Widyowati, S.E., M.Sc., dalam sambutannya menyampaikan pesan penting kepada para peserta yudisium untuk menjadi insan yang berbudi luhur dan menebar manfaat bagi sesama. “Jadilah manusia yang berbudi luhur dan menebar manfaat untuk sesama. Hidup ini bukan siapa yang hebat tapi siapa yang paling banyak memberi manfaat untuk sesama,” ungkapnya rektor wanita pertama UTS ini.

            Hamidah Nur Aulia, salah satu peserta terbaik yudisium bidang akademik mengaku idak menyangka ketika disebut Namanya sebagai Mahasiswa Terbaik Bidang Akademik, sebab ia merasa masih banyak yang lebih baik. Dengan perasaan haru bahagia, Hamidah berharap semoga seluruh peserta yudisium mendapat kemudahan serta kesuksesan di dunia dan akhirat.

“Senang bisa memberikan kabar bahagia untuk kedua orang tua di rumah. Selama prosesnya, saya banyak belajar hal baru dengan cara yang berkesan. Dosen dan staff yang inspiratif, hingga teman kuliah yang supportif. Menyeimbangkan nilai akademik dan prestasi tidaklah sulit, namun diperlukan dedikasi serta komitmen. Semoga estafet kebermanfaatan ini akan terus bergilir juga memberikan semangat kepada mahasiswa dalam proses belajar dan berkarya.” ungkap Hamidah Nur Aulia.

Kegiatan diakhiri dengan persembahan musikalisasi puisi dari mahasiswa Prodi Bioteknologi yang dilanjutkan dengan pembacaan do’a. Terakhir, yaitu foto bersama dengan para peserta yudisium dan sivitas FITH UTS.






























































]]>
https://fith.uts.ac.id/2024/08/04/yudisium-fith-uts-luluskan-38-mahasiswa-tahun-akademik-2023-2024/feed/ 0
Dosen dan Mahasiswa FITH UTS Berdayakan Kelompok PKK Desa Pernek, Kabupaten Sumbawa Melalui Pengembangan Produk Hasil Hutan Non-Kayu dan Penjualannya di E-commerce https://fith.uts.ac.id/2024/07/21/dosen-dan-mahasiswa-fith-uts-berdayakan-kelompok-pkk-desa-pernek-kabupaten-sumbawa-melalui-pengembangan-produk-hasil-hutan-non-kayu-dan-penjualannya-di-e-commerce/ https://fith.uts.ac.id/2024/07/21/dosen-dan-mahasiswa-fith-uts-berdayakan-kelompok-pkk-desa-pernek-kabupaten-sumbawa-melalui-pengembangan-produk-hasil-hutan-non-kayu-dan-penjualannya-di-e-commerce/#respond Sun, 21 Jul 2024 02:37:14 +0000 https://fith.uts.ac.id/?p=8255

Sumbawa (UTS) – Produk Hasil Hutan Bukan Kayu (HHBK) yang dihasilkan masyarakat dari kelompok Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK) di Desa Pernek, Kecamatan Moyo Hulu semakin menumbuhkan optimisme atas terwujudnya hutan untuk kesejahteraan masyarakat.

Hal ini terungkap pada kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat, yang dilakukan oleh Dosen Program Studi Konservasi Sumber Daya Alam (KSDA) Fakultas Ilmu dan Teknologi Hayati (FITH) Universitas Teknologi Sumbawa (UTS) Abdul Azis, S.Si., M.Si., dibantu oleh Fatimah Adiba (Mahasiswa Program Studi KSDA), Shobrina (Mahasiswa Program Studi KSDA), Wahyunita (Mahasiswa Program Studi Bioteknologi), dan Firmanzah (Mahasiswa Program Studi Peternakan) Senin (15/7/2024).

            “Ini membuktikan bahwa meletakkan pengelolaan hutan pada tingkat tapak di PKK itu ternyata baik dan optimal. Saya kira ini sesuai harapan Bapak Presiden, yaitu mewujudkan hutan untuk rakyat dan hutan untuk kesejahteraan, itu kelihatan dari display produk hasil hutan di sini,” ujar Dosen Prodi KSDA, Abdul Azis, S.Si., M.Si.

            Kegiatan pengabdian kepada masyarakat FITH UTS ini dibuka dengan sambutan Dekan FITH UTS, Win Ariga Mansyur Malonga, S.Pi., M.Sc yang kemudian dilanjutkan dengan sambutan dari Kepala Desa Pernek Abdul Majid, A.Md. Setelah disampaikannya sambutan-sambutan, dilanjutkan penyampaian materi oleh Abdul Aziz, S.Si., M.Si, Dosen Konservasi Sumber Daya Alam (KSDA) FITH UTS dengan materi Pembuatan Produk Hasil Hutan non-Kayu dan Marketing E-Commerce  Bagi Kelompok PKK Desa Pernek.

            Dalam penyampaian materi oleh Abdul Azis, S.Si., M.Si, membawa hasil produk Hutan Non-Kayu yang menginformasikan kepada para masyarakat terkait produk yang dibuat oleh Tim PKKM Abdul Azis, S.Si., M.Si ini, selain itu dalam materinya Abdul Azis, S.Si., M.Si., mengajak para masyarakat untuk menjual produk yang dibuat melalui E-Commerce.

            ” Alhamdulillah antusias warga Desa Pernek luar biasa sekali, jadi buat kegiatan semakin meriah dan sukses. Semoga bisa diterapkan / dipraktikkan di rumah masing-masing.”Ucap Fatimah Adiba Mahasiswa Prodi KSDA.

]]>
https://fith.uts.ac.id/2024/07/21/dosen-dan-mahasiswa-fith-uts-berdayakan-kelompok-pkk-desa-pernek-kabupaten-sumbawa-melalui-pengembangan-produk-hasil-hutan-non-kayu-dan-penjualannya-di-e-commerce/feed/ 0
Dosen dan Mahasiswa FITH UTS Raih Juara Pekan Inovasi dan Teknologi Kabupaten Sumbawa 2024 https://fith.uts.ac.id/2024/07/12/dosen-dan-mahasiswa-fith-uts-raih-juara-pekan-inovasi-dan-teknologi-kabupaten-sumbawa-2024/ https://fith.uts.ac.id/2024/07/12/dosen-dan-mahasiswa-fith-uts-raih-juara-pekan-inovasi-dan-teknologi-kabupaten-sumbawa-2024/#respond Fri, 12 Jul 2024 05:29:31 +0000 https://fith.uts.ac.id/?p=8200

Sumbawa (UTS) – Fakultas Ilmu dan Teknologi Hayati (FITH) Universitas Teknologi Sumbawa (UTS) menorehkan prestasi membanggakan di kancah Pekan Inovasi dan Teknologi yang diselenggarakan oleh Badan Perencanaan Pembangunan Penelitian dan Pengembangan Daerah (BAPPEDA) Sumbawa. Kali ini, Dosen dan Mahasiswa FITH UTS berhasil meraih juara kedua dan ketiga kategori Masyarakat Umum dan kategori Mahasiwa dalam Lomba Inovasi dan Teknologi 2024.

            Prestasi ini diumumkan pada Kamis (11/07/2024) di Aula SMKN 1 Sumbawa. Dosen dan Mahasiswa FITH UTS berhasil mengungguli peserta lain dari berbagai kalangan dengan inovasi Nanoherbs: Pengembangan Gel Minyak Sumbawa Berbasis Sintesis Nano Teknologi dengan Metode Ekstraksi Ultrasonik yang diciptakan oleh Izzul Islam, M.Sc.Eng dari Program Studi Bioteknologi mendapati Juara 2 Kategori Masyarakat Umum, kemudian Juara 3 Kategori Umum diraih oleh Imam Munandar, S.Pt., M.Si dengan Inovasi Superwaferfeedim: Inovasi Pakan Fungsional untuk Ternak Ruminansia Berbasis Limbah Jagung yang Difortifikasi dengan Probiotik dan Prebiotik.

            Kemudian kategori Mahasiswa dengan Inovasi Sensor Monitoring Kualitas Air secara Realtime (MKA Sensor) sebagai Upaya Peningkatan Hasil Produksi dalam Budidaya Udang (Caridea) meraih juara kedua yang diketuai oleh Layyin Rahmad Shobirin (Mahasiswa Program Studi Bioteknologi), dengan anggota yaitu Wulan Sari (Mahasiswa Program Studi Bioteknologi), Irfan Fajardiansyah (Mahasiswa Program Studi Teknik Elektro), kemudian juara 3 diraih oleh Iqbal Bayhaqqi (Mahasiswa Program Studi Bioteknologi) sebagai Ketua, dengan anggota yaitu Rahma Saprin (Mahasiswa Program Studi Bioteknologi), Siti Fadilah (Mahasiswa Program Studi Bioteknologi) dengan Inovasi Teknologi Pengubah Air Bersih menjadi Air Tawar berbasis Zeolite.

            Imam Munandar, S.Pt., M.Si menyampaikan rasa bangganya atas prestasi yang diraih oleh Dosen dan Mahasiswa FITH UTS. “Ini merupakan prestasi yang luar biasa dan membanggakan bagi Dosen dan Mahasiswa FITH,” kata Imam Munandar. “Prestasi ini menunjukkan bahwa FITH memiliki banyak potensi di bidang inovasi dan teknologi.”

            Imam Munandar, S.Pt., M.Si berharap prestasi ini dapat menjadi motivasi bagi Dosen dan Mahasiswa FITH UTS untuk terus berinovasi dan menciptakan teknologi-teknologi baru yang bermanfaat bagi masyarakat.

            “Di kegiatan ini membuat saya melihat orang-orang yang mempunyai begitu banyak inovasi orang-orang dengan pikiran out of the box dengan karya yang luar biasa. Dengan melihat karya tersebut secara langsung membuat saya yakin bahwa Sumbawa bisa berkembang dengan menggunakan ide-ide generasi muda. Saya berharap dengan melalui kegiatan ini banyak anak-anak muda yang lebih tertarik mengembangkan minat dan ide nya, dan Semoga kegiatan ini memiliki kelanjutan ke tingkat lebih tinggi.” Ucap Layyin Rahmad Shobirin (Mahasiswa Program Studi Bioteknologi).

]]>
https://fith.uts.ac.id/2024/07/12/dosen-dan-mahasiswa-fith-uts-raih-juara-pekan-inovasi-dan-teknologi-kabupaten-sumbawa-2024/feed/ 0
HIMAKOVI UTS Mengundang Dosen Prodi Peternakan dalam Kegiatan Pelatihan Pembuatan Pupuk Organik (BOKASHI) yang Ramah Lingkungan https://fith.uts.ac.id/2024/07/03/himakovi-uts-mengundang-dosen-prodi-peternakan-dalam-kegiatan-pelatihan-pembuatan-pupuk-organik-bokashi-yang-ramah-lingkungan/ https://fith.uts.ac.id/2024/07/03/himakovi-uts-mengundang-dosen-prodi-peternakan-dalam-kegiatan-pelatihan-pembuatan-pupuk-organik-bokashi-yang-ramah-lingkungan/#respond Wed, 03 Jul 2024 02:27:01 +0000 https://fith.uts.ac.id/?p=8183

Sumbawa (UTS) – Green House FITH, 24 Juni 2024 bertempat dibelakang Fakultas Ilmu dan Teknologi Hayati (FITH) Universitas Teknologi Sumbawa (UTS) dilaksanakan kegiatan Pelatihan Pengolahan Pupuk Organik ( BOKASHI). Hadir dalam kesempatan tersebut Husni, S.Pt., M.Si, Dosen Prodi Peternakan yang diundang oleh Himpunan Mahasiswa Konservasi Sumber Daya Alam (HIMAKOVI) dalam kegiatan Pelatihan Pembuatan Pupuk Organik (BOKASHI) yang Ramah Lingkungan.

            Pelatihan pembuatan pupuk organik yang dilaksanakan dengan mengundang Dosen Prodi Peternakan selaku narasumber di ikuti dengan antusias oleh Mahasiswa KSDA. Pembuatan pupuk secara langsung yang dilakukan oleh Mahasiswa KSDA dan didampingi oleh Husni, S.Pt., M.Si, dengan menggunakan bahan-bahan seperti daun-daun mati, EM-4, MOLASE, kotoran sapi dan ayam, sekam padi, dedak halus, serbuk gergaji dll. Di campurkan secara merata setelah itu di masukkan kedalam plastik kedap udara hingga minimal 7 hari, hingga pupup siap untuk digunakan.

Sebelum dipraktekkan cara pembuatannya, Mahasiswa KSDA diberikan materi mengenai bahan, alat, cara pembuatan, cara penggunaan, dan manfaat pupuk Organik.  Sambil menyampaikan materi pelatihan, Husni, S.Pt., M.Si mengungkapkan harapannya kepada Mahasiswa KSDA agar bisa menyampaikan kepada warga yang lain serta bisa gotong royong untuk menciptakan dan menggunakan pupuk organik.

”Saya mendapat ilmu baru dan pengalaman baru yang sangat banyak, kemudian pesan saya mari kita bersama-sama mengembangkan pupuk kompos atau pupuk organik ini agar kita dapat mengurangi pencemaran lingkungan. Untuk harapannya semoga kita bisa melakukan atau terjun langsung ke masyarakat untuk mengedukasi supaya dapat dilakukan secara mandiri.” Ucap Bayu Hasri Jiwanda Selaku Ketua Pelaksana Kegiatan Pelatihan Pembuatan Pupuk Organik (BOKASHI) yang Ramah Lingkungan.

]]>
https://fith.uts.ac.id/2024/07/03/himakovi-uts-mengundang-dosen-prodi-peternakan-dalam-kegiatan-pelatihan-pembuatan-pupuk-organik-bokashi-yang-ramah-lingkungan/feed/ 0
FGD Prodi Bioteknologi UTS dalam Rangka Dekonstruksi Kurikulum Untuk Mendukung MBKM https://fith.uts.ac.id/2024/06/23/fgd-prodi-bioteknologi-uts-dalam-rangka-dekonstruksi-kurikulum-untuk-mendukung-mbkm/ https://fith.uts.ac.id/2024/06/23/fgd-prodi-bioteknologi-uts-dalam-rangka-dekonstruksi-kurikulum-untuk-mendukung-mbkm/#respond Sun, 23 Jun 2024 02:48:35 +0000 https://fith.uts.ac.id/?p=8098

Sumbawa (UTS) – Program Studi Bioteknologi Fakultas Ilmu dan Teknologi Hayati (FITH) Universitas Teknologi Sumbawa (UTS) menyelenggarakan Focus Group Discussion (FGD) di Sumbawa Grand Hotel pada hari Rabu, 12 Juni 2024. Kegiatan ini merupakan rangkain awal dari evaluasi kurikulum Prodi Bioteknologi Tahun 2024, dengan judul “Focus Group Discussion Dekonstruksi Kurikulum untuk Mendukung Merdeka Belajar Kampus Merdeka Prodi Bioteknologi”. Kegiatan ini dihadiri oleh perwakilan dari instansi pemerintahan (Dinas Kesehatan, Dinas Kelautan dan Perikanan, Dinas Peternakan, Dinas Pertanian, Dinas Lingkungan Hidup), mitra industri (PT Archi Biotechnology, PT Caridea, PT Sumbawa Tirta Alam, akademisi, serta alumni dan mahasiswa prodi Bioteknologi UTS.

Dekan FITH UTS, Win Ariga Mansur Malonga, M.Sc memberikan sambutan sekaligus membuka acara secara resmi. “Semua pihak terkait MBKM ini sedang berburu dan mencari bentuk yang ideal, sehingga nanti modelnya mungkin akan beragam,” ujar Win Ariga Mansur Malonga, M.Sc. Win Ariga Mansur Malonga, M.Sc juga menjelaskan bahwa ada faktor yang nantinya akan mempengaruhi atau setidaknya harus dipertimbangkan untuk perancangan MBKM yakni bargaining position antara dosen dan mahasiswa. “Pendidikan orang dewasa ini yang harus dirancang agar membentuk spirit belajar yang sesuai. Tujuannya adalah untuk membesarkan hati peserta didik dan mereka agar mereka bahagia menerima pembelajaran dari kita. Karena bagaimanapun tanpa mahasiswa, kita bukan apa apa” jelas Win Ariga Mansur Malonga, M.Sc.

            Setelahnya, Adelia Elviantari, M.Si yang merupakan Ketua Program Studi Bioteknologi juga menyampaikan sambutan dan laporan. “Evaluasi kurikulum merupakan kegiatan yang dilakukan setiap 2 tahun untuk sinkronisasi kebutuhan ataupun mencari permasalahan yang ada di masyarakat dan dunia industri untuk dipecahkan melalui pendekatan bioteknologi. Sehingga kurikulum yang ditawarkan merupakan kebutuhan dari masyarakat dan industri, sehingga harapannya lulusan dari Prodi Bioteknologi dapat kembali ke masyarakat dengan bekal yang cukup sehingga dapat bermanfaat bagi semesta alam” ujar Adelia.

            Sesi 1 FGD pada materi 1 dengan judul ”Pengenalan Kurikulum Prodi Bioteknologi Tahun 2022” yang disampaikan oleh Adelia Elviantari, M.Si yang merupakan Ketua Program Studi Bioteknologi, kemudian pada materi ke-2 dengan judul ” Implementasi Kurikulum MBKM” yang menghadirkan Tunjung Mahatmanto, Ph. D. selaku narasumber dan memaparkan pengalamannya selaku Dosen Program Studi Jurusan Teknologi Hasil Pertanian Universitas Brawijaya dalam Implementasi Kurikulum MBKM.

            Sementara itu Sesi II Evaluasi Kurikulum MKBM Prodi Bioteknologi FITH UTS dari Bapak Tunjung Mahatmanto, Ph.D. Pada sesi ini, pemateri menyampaikan beberapa poin mendasar yang menjadi pertimbangan evaluasi kurikulum, seperti beban SKS tempuh mahasiswa, mata kuliah praktikum yang sangat banyak, dan banyak mata kuliah yang memiliki mata kuliah prasyarat.

            ”Saya sebagai mahasiswa Prodi Bioteknologi Angkatan 2022 yang pada kegiatan FGD atau dekontruksi kurikulum ini sebenarnya untuk merangkai pemikiran-pemikiran inovatif dan kritis dalam membangun suatu kurikulum yang lebih adaptif terhadap kebutuhan mahasiswa dalam mengembangkan potensi kami di bidang bioteknologi. Melalui pendekatan dekonstruksi, kita dapat mengidentifikasi elemen-elemen yang perlu dipertahankan, diperbarui, atau bahkan dihilangkan dalam kurikulum yang ada, sehingga mendukung visi “merdeka belajar”. Dengan demikian, kegiatan ini menciptakan lingkungan belajar yang nyaman, berorientasi pada hasil, dan selaras dengan perkembangan terbaru dalam bidang bioteknologi, sehingga dapat menghasilkan lulusan yang kompeten dan siap bersaing di era global yang semakin kompleks ini.” Ucap Rizka Hidayati mahasiswa Prodi Bioteknologi.

”Terlaksananya kegiatan ini berkat dukungan banyak pihak, pimpinan Universitas Teknologi Sumbawa, civitas akademika Bioteknologi UTS, dan khusunya Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi melalui Dirjen DIKTI. Kegiatan ini merupakan rangkaian dari Implementasi Program Kompetisi Kampus Merdeka yang berhasil diperoleh oleh Prodi Bioteknologi, Universitas Teknologi Sumbawa. Semoga kegiatan ini berdampak baik bagi semua civitas akademika Bioteknologi UTS, terutama mahasiswa” Ucap Adelia Elviantari, M.Si Ketua Program Studi Bioteknologi.

]]>
https://fith.uts.ac.id/2024/06/23/fgd-prodi-bioteknologi-uts-dalam-rangka-dekonstruksi-kurikulum-untuk-mendukung-mbkm/feed/ 0
Mahasiswa FITH UTS Ikut Dalam Kegiatan Kemah Konservasi dan Transplantasi Karang Bersama Bentang Alam Nusantara, Gili Sejangan Dusun Labuhan Terata https://fith.uts.ac.id/2024/06/15/mahasiswa-fith-uts-ikut-dalam-kegiatan-kemah-konservasi-dan-transplantasi-karang-bersama-bentang-alam-nusantara-gili-sejangan-dusun-labuhan-terata/ https://fith.uts.ac.id/2024/06/15/mahasiswa-fith-uts-ikut-dalam-kegiatan-kemah-konservasi-dan-transplantasi-karang-bersama-bentang-alam-nusantara-gili-sejangan-dusun-labuhan-terata/#respond Sat, 15 Jun 2024 11:00:47 +0000 https://fith.uts.ac.id/?p=8068

Sumbawa (UTS) – Bentang Alam Nusantara dan Rekam Nusantara menyelenggarakan Kemah Konservasi dan Transplantasi Terumbu Karang di Gili Sejangan Dusun Labuhan Terata Desa Labuhan Kuris Kecamatan Lape sebagai bentuk upaya konservasi terumbu karang. Salah satu upaya koservasi yang dapat dilakukan yaitu kegiatan transplantasi terumbu karang.

            Kegiatan tersebut berlangsung selama dua hari yaitu pada tanggal 24 – 25 Mei 2024, pada hari pertama dilakukannya sesi diskusi dan tanya jawab mengenai kawasan konservasi, pada hari pada hari kedua dilakukan kegiatan transplantasi karang bersama dengan Bentang Alam Nusantara dan Rekam Nusantara di Gili Sejangan.

            ”Transplantasi karang merupakan satu langkah untuk mengembalikan kelestarian ekosistem terumbu karang yang rusak akibat faktor alam maupun karena aktivitas manusia. Mari bersama menjaga kelestarian terumbu karang untuk untuk laut yang sehat dan ikan yang melimpah.” Ucap Muh. Fahruddin, S.Pi., M.Si. Dosen Prodi Ilmu Perikanan

            ”Ucapan terimakasih kepada Bentang Alam Nusantara yang telah menyelengarakan dan mensuport berlangsungnya kegiatan tersebut Saya mengaku sangat berkesan dengan adanya kegiatan ini kita jadi tau dan paham zona-zona konservasi yang terdapat di kawasan perairan Labuhan Terata yang dijadikan zona inti untuk keberlanjutan perikanan tangkap, lebih banyak teman juga menambah wawasan serta pengetahuan, dan juga kita melakukan kegiatan transplantasi trumbu karang untuk merehabilitasi terumbu karang. Mempercepat persebaran habitat terumbu karang, meningkatkan Blue Carbon, menstabilkan sumber pangan yang bersumber dari laut, dan juga kita jadi tau ukuran ikan kerapu dan kakap yang layak tangkap dan tidak, sangat berkesan dan menambah wawasan semoga kegiatan ini bisa berlanjut untuk meregenerasi anak-anak muda yang ada di Nusa Tenggara Barat agar sadar bahwa alam tempat kita mencari makan dan bergantung hidup juga butuh di perhatikan untuk kelestarianya.” Ucap Rikky Rikardus Mahasiswa Prodi Ilmu Perikanan.

]]>
https://fith.uts.ac.id/2024/06/15/mahasiswa-fith-uts-ikut-dalam-kegiatan-kemah-konservasi-dan-transplantasi-karang-bersama-bentang-alam-nusantara-gili-sejangan-dusun-labuhan-terata/feed/ 0
Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) Melakukan Asesmen Lapangan pada Program Studi Ilmu Perikanan UTS https://fith.uts.ac.id/2024/05/31/badan-akreditasi-nasional-perguruan-tinggi-ban-pt-melakukan-asesmen-lapangan-pada-program-studi-ilmu-perikanan-uts/ https://fith.uts.ac.id/2024/05/31/badan-akreditasi-nasional-perguruan-tinggi-ban-pt-melakukan-asesmen-lapangan-pada-program-studi-ilmu-perikanan-uts/#respond Fri, 31 May 2024 06:30:26 +0000 https://fith.uts.ac.id/?p=8060

Sumbawa (UTS) – Program Studi Ilmu Perikanan Fakultas Ilmu dan Teknologi Hayati (FITH) Universitas Teknologi Sumbawa (UTS) melakukan kegiatan Akreditasi (asesmen lapangan) dalam rangka peningkatan mutu bidang pendidikan untuk memenuhi standar akreditasi unggul. Kegiatan Akreditasi (asesmen lapangan) ini dilaksanakan pada tanggal 29-31 Mei 2024.

            Rektor UTS Hj. Niken Saptarini Widyowati, S.E., M.Sc. menyampaikan dukungan penuh terhadap kegiatan asesmen ini. Dalam sambutannya, Rektor UTS mengajak seluruh sivitas akademika Fakultas Ilmu dan Teknologi Hayati untuk berdoa dan mengupayakan segala upaya terbaik, guna mencapai akreditasi unggul. “Akreditasi unggul adalah cerminan dari kualitas kampus yang kita tawarkan. Saya berharap seluruh dosen, staf, dan mahasiswa dapat memberikan kontribusi terbaiknya dalam proses Asesmen ini,” ujar Hj. Niken Saptarini Widyowati, S.E., M.Sc.

            Plt. Dekan FITH Win Ariga Mansyur Malonga, S.Pi., M.Sc, juga memberikan apresiasi yang tinggi atas dukungan dari rektor dan seluruh pihak yang terlibat. “Saya ingin mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Rektor UTS Hj. Niken Saptarini Widyowati, S.E., M.Sc. atas dukungannya yang luar biasa. Tanpa ragu, beliau berkata apapun akan saya penuhi untuk mencapai unggul,” ungkap Win Ariga.

            Proses asesmen lapangan ini menghadirkan Asesor dari Universitas Hasanuddin, yaitu Ir. Muhammad Iqbal Djawad, M.Sc., Ph.D. dan dari Universitas Brawijaya yaitu Dr. Agus Tjahjono. Kedua asesor tersebut memiliki pengalaman dalam bidang Budidaya Perairan dan Agrobisnis Perikanan. Semoga kedua tim asesor dapat memberikan masukan yang membangun untuk meningkatkan kualitas Program Studi Ilmu Perikanan UTS.

            Ir. Muhammad Iqbal menyatakan bahwa tujuan utama dari asesmen ini adalah untuk mengevaluasi. Sejauh mana Program Studi Ilmu Perikanan memenuhi standar kualitas yang telah ditetapkan. “Kami di sini untuk memvalidasi dan verifikasi, apakah standar yang tertuang dalam Laporan Evaluasi Diri (LED) sudah sesuai. Dan akan memberikan rekomendasi yang dapat meningkatkan kualitas pendidikan di sini,” jelas Ir. Muhammad Iqbal.

            Selama proses asesmen, asesor akan mengevaluasi berbagai aspek, mulai dari kurikulum, kompetensi dosen, fasilitas, hingga keterlibatan mahasiswa dalam kegiatan akademik dan non-akademik. Dr. Agus Tjahjono menambahkan bahwa asesmen ini juga akan melihat sejauh mana program studi sudah mengerjakan apa yang tertulis dalam LED.

Dengan adanya asesmen lapangan ini, diharapkan Program Studi Ilmu Perikanan FITH UTS dapat meraih akreditasi unggul. Serta terus berkomitmen dalam memberikan pendidikan yang terbaik bagi para mahasiswanya. 

            ”Saya saat terlibat untuk mengikuti akreditasi Program Studi ini awalnya tidak menyangka bisa berpartisipasi dan mengambil bagian dalam proses persiapan sampai bertatap langsung dengan tim asesor, sangat senang dan bangga sekali tahun ini Prodi Ilmu Perikanan melakukan akreditasi dan mengikutsertakan mahasiswa/i Prodi Ilmu Perikanan sehingga terlibat langsung mengambil peran untuk menjalankan visi dan misi Prodi Ilmu Perikanan, semoga hasilnya memuaskan dan menjadi pembangkit semangat mahasiswa/i Prodi Ilmu Perikanan untuk semakin berkembang dan di kenal di kalangan Universitas, Fakultas dan Masyarakat luas. Akreditasi bukan hanya sekadar pemberian label atau sertifikat, tetapi juga merupakan suatu proses evaluasi yang komprehensif terhadap lembaga pendidikan. Akreditasi membantu mengidentifikasi kekuatan dan kelemahan lembaga tersebut, serta memberikan panduan untuk perbaikan yang berkelanjutan, selain itu Akreditasi Program Studi juga merupakan kegiatan penilaian untuk menentukan kelayakan Program Studi.” Ucap Rikky Rikardus Mahasiswa Prodi Ilmu Perikanan.

]]>
https://fith.uts.ac.id/2024/05/31/badan-akreditasi-nasional-perguruan-tinggi-ban-pt-melakukan-asesmen-lapangan-pada-program-studi-ilmu-perikanan-uts/feed/ 0
Prodi Ilmu Perikanan dan KSDA FITH UTS ikut berpartisipasi pada kegiatan Rehabilitasi Lamun dalam Mendukung Pengelolaan Karbon Biru Bersama Bentang Alam Nusantara dan Rekam Nusantara, Desa Labuhan Jambu https://fith.uts.ac.id/2024/05/26/prodi-ilmu-perikanan-dan-ksda-fith-uts-ikut-berpartisipasi-pada-kegiatan-rehabilitasi-lamun-dalam-mendukung-pengelolaan-karbon-biru-bersama-bentang-alam-nusantara-dan-rekam-nusantara-desa-labuhan-jam/ https://fith.uts.ac.id/2024/05/26/prodi-ilmu-perikanan-dan-ksda-fith-uts-ikut-berpartisipasi-pada-kegiatan-rehabilitasi-lamun-dalam-mendukung-pengelolaan-karbon-biru-bersama-bentang-alam-nusantara-dan-rekam-nusantara-desa-labuhan-jam/#respond Sun, 26 May 2024 02:32:44 +0000 https://fith.uts.ac.id/?p=7976

Sumbawa (UTS) – Beberapa Mahasiswa Program Studi Ilmu Perikanan dan Konservasi Sumber Daya Alam (KSDA) Fakultas Ilmu dan Teknologi Hayati (FITH) Universitas Teknologi Sumbawa (UTS) yang didampingi oleh Dosen Prodi Ilmu Perikanan Muh. Fahruddin, S.Pi., M.Si melakukan kegiatan Rehabilitasi Lamun dalam Mendukung Pengelolaan Karbon Biru. Kegiatan ini dilakukan di Desa Labuhan Jambu. Kegiatan tersebut diselenggarakan oleh Bentang Alam Nusantara dan Rekam Nusantara.

            Kegiatan ini berlangsung selama 2 hari dimulai pada tanggal 22 Mei hingga 23 Mei 2024. Hari pertama KPH Ampang Plampang dan Bentang Alam Nusantara memberikan materi kemudian pada hari kedua dilakukan rehabilitasi lamun.

            Lamun sendiri  adalah tumbuhan berbunga yang dapat tumbuh dengan baik dalam lingkungan laut dangkal. Lamun tumbuh berkerumunan dan biasanya menempati perairan laut hangat yang dangkal dan menghubungkan ekosistem mangrove dengan terumbu karang.

            ” Saya jadi tahu bagaimana caranya transplantasi lamun (seagrass), jenis lamun, dan fungsi lamun dan peran lamun untuk bumi ternyata penting sekali pengaruh lamun ini, jadi banyak kenalan juga menambah wawasan serta berperan langsung untuk menjaga alam pokonya seru, semua antusias dan berperan langsung, dan yang paling membuat saya tertarik pada ekosistem ini karna  lamun menangkap karbon hingga 35 kali lebih cepat dibandingkan hutan hujan tropis , dan  menyumbang 10-18% dari total penyimpanan karbon laut meskipun luasnya kurang dari 0,1% dari dasar laut.” Ucap Rikky Rikardus Mahasiswa Prodi Ilmu Perikanan UTS.

]]>
https://fith.uts.ac.id/2024/05/26/prodi-ilmu-perikanan-dan-ksda-fith-uts-ikut-berpartisipasi-pada-kegiatan-rehabilitasi-lamun-dalam-mendukung-pengelolaan-karbon-biru-bersama-bentang-alam-nusantara-dan-rekam-nusantara-desa-labuhan-jam/feed/ 0